Inter Menanti John Stones, Awal Baru Setelah 10 Tahun Bersama Manchester City

John Stones akan memulai babak baru bersama Inter Milan setelah 10 tahun membela Manchester City. Bek berusia 32 tahun itu meninggalkan klub lamanya saat kontraknya berakhir pada Juni lalu.

Langkah tersebut membawa Stones dari kompetisi Inggris menuju tantangan Serie A. Ia akan menghadapi lingkungan sepak bola baru setelah sebagian besar perjalanan karier klubnya dijalani bersama Manchester City.

Inter dijadwalkan membuka perjalanan Serie A dengan menjamu Monza di Stadion Giuseppe Meazza pada 22 Agustus 2026. Menurut sport.detik.com, pertandingan itu menjadi laga awal Inter dalam kompetisi musim tersebut.

Jadwal tersebut memberi gambaran mengenai fase baru yang akan dijalani Stones di Italia. Adaptasi terhadap pertandingan, rekan setim, dan karakter kompetisi akan menjadi perhatian utama pada awal kiprahnya.

Dari Etihad ke Giuseppe Meazza

Stones meninggalkan Manchester City dengan rekam jejak yang penuh gelar. Ia mengoleksi 16 trofi selama berada di klub berjuluk The Citizens itu.

Salah satu pencapaian terbesar hadir pada musim 2022/2023. Manchester City meraih treble pada musim tersebut ketika Stones menjadi bagian dari skuad.

Keberhasilan itu membentuk konteks penting dari kepindahannya ke Inter. Stones beralih dari klub yang telah memberinya banyak pencapaian menuju tim dengan persaingan lini belakang yang tinggi.

Di Inter, Stones akan kembali bertemu Manuel Akanji sebagai rekan satu tim. Keduanya sebelumnya sama-sama bermain untuk Manchester City.

Menyesuaikan Diri dengan Kompetisi Italia

Stones mengakui bahwa kepindahan ini membuatnya meninggalkan zona nyaman. Ia menilai Serie A memiliki persaingan kuat, terutama dalam perebutan posisi menuju Liga Champions.

“Serie A adalah liga yang sengit; ada banyak tim kuat yang bersaing memperebutkan tempat di Liga Champions,” kata Stones, seperti dikabarkan Football Italia. Ucapan itu menunjukkan bahwa ia telah memahami besarnya tuntutan kompetisi di Italia.

Bagi Stones, pindah ke Inter bukan hanya tentang mencari klub baru setelah kontraknya berakhir. Kepindahan itu juga menjadi kesempatan untuk menghadapi metode permainan yang belum biasa ia rasakan.

“Saya sangat antusias menghadapi tantangan ini dan merasakan gaya sepak bola baru yang belum terbiasa bagi saya,” ujar Stones. “Saya telah keluar dari zona nyaman, jadi mari kita lihat apa yang akan terjadi.”

Inter menawarkan ruang bagi Stones untuk melanjutkan karier di kompetisi yang berbeda. Namun, pengalaman sebelumnya tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan untuk beradaptasi dengan kondisi baru.

Tantangan Setelah Periode Penuh Trofi

Selama berada di Manchester City, Stones menikmati periode panjang dalam tim yang meraih banyak gelar. Kini, ia akan menjalani persaingan baru dengan tuntutan yang tidak kalah besar bersama Inter.

Transisi dari Inggris ke Italia menjadi perubahan utama dalam perjalanan profesionalnya. Kemampuan Stones menyesuaikan diri akan menentukan awal kiprahnya setelah meninggalkan satu dekade bersama Manchester City.

Baca Juga