Tendangan penalti Mariano Peralta pada menit ke-28 memberi Persib Bandung gol pembuka kontribusinya di klub tersebut. Gol itu tercipta dalam kemenangan 3-0 atas Sabah FC dan menjadi penguat keyakinan diri pemain berusia 28 tahun itu.
Peralta tetap menekankan bahwa hasil kolektif berada di atas catatan personal. Baginya, gol perdana tersebut bernilai karena membantu Persib menang sekaligus memperlancar proses penyesuaian di dalam skuad.
Arti Gol Pertama di Persib
“Tentu gol itu sangat penting, untuk kemenangan tim dan bagi saya pribadi untuk mendapatkan kepercayaan diri lagi. Tapi yang utama tetaplah membantu tim menang,” kata Peralta.
Ucapan itu menunjukkan arah yang ingin dijaga Peralta setelah mulai memberikan kontribusi di lini serang. Ia memandang kemenangan atas Sabah FC sebagai bagian dari proses, bukan semata-mata pencapaian individu.
Peralta baru bergabung dengan Persib setelah meninggalkan Borneo FC. Sebelum pindah ke Bandung, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik Super League musim lalu.
Rekam jejak tersebut membuat adaptasinya bersama Persib mendapat perhatian menjelang musim 2026/27. Gol ke gawang Sabah FC memberi tanda positif ketika tim masih menjalani rangkaian persiapan pramusim.
Perjalanan Awal dalam Pramusim
Sebelum tampil melawan Sabah FC, Peralta telah menjalani debut bersama Persib pada semifinal Piala Presiden 2026 menghadapi Persija. Ia kemudian kembali mendapat kesempatan bermain saat Persib bertemu Persebaya pada final turnamen pramusim itu.
Rangkaian penampilan tersebut mendahului gol pertamanya bersama Persib. Peralta mengatakan dirinya merasakan perkembangan kondisi dari waktu ke waktu.
Menurut CNN Indonesia, ia juga merasa semakin nyaman ketika komposisi pemain Persib mulai lengkap. Kondisi itu dinilai penting bagi proses membangun kerja sama menjelang agenda yang lebih kompetitif.
“Setiap hari saya merasa lebih baik. Pertandingan kemarin hasilnya baik, lalu tim mulai komplet, saya merasa kian baik,” ujar Peralta.
Bali United Jadi Tahap Berikutnya
Persib akan melanjutkan Dewata Challenge Series 2026 dengan menghadapi Bali United pada 18 Agustus. Laga itu menjadi peluang berikutnya bagi Peralta untuk melanjutkan ritme setelah golnya ke gawang Sabah FC.
Pertandingan pramusim tersebut juga penting bagi Persib untuk mematangkan kesiapan tim. Klub Bandung itu memasuki musim baru dengan status juara liga dalam tiga musim beruntun.
| Agenda Persib | Lawan | Waktu | Catatan |
|---|---|---|---|
| Dewata Challenge Series 2026 | Sabah FC | 15 Agustus | Menang 3-0 |
| Dewata Challenge Series 2026 | Bali United | 18 Agustus | Laga pramusim |
| Kualifikasi Liga Champions Asia 2 2026/27 | Manila Digger | 31 Agustus | Bermain di kandang |
| Super League | PSM | 6 September | Pembuka musim di kandang |
Menjelang Manila Digger dan PSM
Setelah agenda di Bali, Persib dijadwalkan menghadapi Manila Digger pada 31 Agustus. Duel tersebut merupakan pertandingan Kualifikasi Liga Champions Asia 2 2026/27 yang dimainkan di kandang Persib.
Persib kemudian akan menjamu PSM pada 6 September dalam laga pembuka Super League. Kedua pertandingan itu menjadi ujian awal bagi kesiapan skuad setelah menjalani periode pramusim.
Gol perdana Peralta memberi modal pribadi sebelum memasuki dua agenda tersebut. Namun, pemain asal Borneo FC itu telah menyatakan bahwa prioritasnya tetap mengarahkan kontribusi untuk kemenangan Persib.






