Layanan keimigrasian bagi tiga klub asing berjalan lancar menjelang Piala Presiden Elite 2026. Proses pengurusan visa, pemeriksaan, hingga penyambutan delegasi menjadi bagian awal penyelenggaraan turnamen yang melibatkan tim dari empat negara.
Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan dukungan kepada DPMM FC, Tampines Rovers, dan Port FC saat tiba di Indonesia. Koordinasi dengan panitia pelaksana membuat kedatangan ketiga delegasi berlangsung sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Urutan Kedatangan Tiga Klub
Para peserta internasional datang secara bertahap sebelum kompetisi dimulai pada 25 Juli 2026. Port FC dari Thailand menjadi tim terakhir yang tiba pada 24 Juli 2026.
| Klub | Negara | Jadwal Tiba |
|---|---|---|
| DPMM FC | Brunei Darussalam | 22 Juli 2026 |
| Tampines Rovers | Singapura | 23 Juli 2026 |
| Port FC | Thailand | 24 Juli 2026 |
Port FC hadir dengan status juara bertahan Piala Presiden 2025. Keikutsertaan klub tersebut menambah perhatian pada persaingan Grup B bersama tiga wakil Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden Elite 2026, Tsamara Amany, menyebut kelancaran kedatangan peserta internasional sebagai hasil kerja bersama panitia dan pemerintah. Ia menyampaikan apresiasi kepada Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum Republik Indonesia beserta seluruh jajaran.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum Republik Indonesia beserta seluruh jajaran atas dukungan, koordinasi, dan pelayanan yang sangat profesional dalam proses kedatangan tiga tim peserta dari Thailand, Singapura, dan Brunei Darussalam,” kata Tsamara dalam keterangan yang dilansir Liputan6.com. Ia menilai proses yang lancar sejak kedatangan menunjukkan kesiapan Indonesia menerima agenda sepak bola internasional.
Jadwal dan Lokasi Pertandingan
Piala Presiden Elite 2026 berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 dengan delapan peserta. Lima klub Indonesia yang tampil adalah Persib Bandung, Arema FC, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSMS Medan.
| Grup | Stadion | Tim Peserta |
|---|---|---|
| Grup A | Stadion Si Jalak Harupat, Bandung | Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, Tampines Rovers |
| Grup B | Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya | Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, Port FC |
Pembagian itu membuat Bandung dan Surabaya menjadi pusat pertandingan selama turnamen berlangsung. Klub-klub domestik akan berhadapan langsung dengan peserta undangan dari Asia Tenggara dalam fase grup.
Dukungan untuk Agenda Internasional
Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum Republik Indonesia, Hendarsam Marantoko, menyatakan pihaknya berkomitmen memberikan layanan cepat, profesional, dan sesuai ketentuan. Dukungan tersebut disebut berpijak pada semangat “Imigrasi untuk Rakyat”.
Turnamen ini diharapkan menyediakan laga kompetitif sekaligus menjadi tahap pematangan bagi klub sebelum Super League musim 2026/2027 bergulir. Setelah seluruh delegasi asing tiba, fokus penyelenggaraan beralih pada kesiapan pertandingan di dua kota tuan rumah.






