Dari Kulkas Bebas Freon ke CYZ1, Langkah Baru Huang Xiaochi Menuju Antariksa

Huang Xiaochi pernah memimpin pengembangan kulkas hemat energi bebas freon pertama di China. Kini, pengusaha asal Shunde itu menyiapkan langkah yang jauh berbeda, yakni penerbangan suborbital dengan pesawat CYZ1 pada 2028.

Di usia 73 tahun, Huang akan menjadi salah satu penumpang awal penerbangan antariksa komersial dari China. Misi itu direncanakan melintasi Garis Karman, batas yang diakui secara internasional sebagai awal luar angkasa.

Keberangkatan Huang memperpanjang perjalanan kariernya di bidang teknologi. Sebelum mengembangkan peta digital, ia bertumbuh dari pekerja di industri manufaktur hingga menjadi pimpinan teknik.

Inovasi dari perusahaan peralatan rumah tangga

Huang lahir pada 1953 dan mulai bekerja di Kelon pada 1984. Saat itu, perusahaan produsen peralatan rumah tangga tersebut baru berdiri di Shunde, Foshan, Provinsi Guangdong.

Pendidikan formal Huang hanya sampai sekolah menengah ketika memasuki Kelon. Ia lalu mempelajari gambar teknik, fisika, kimia, geometri, dan bahasa Inggris secara otodidak.

Upaya itu mengantarkannya dari posisi inspektur kontrol kualitas ke jabatan Wakil Presiden Teknik. Ia kemudian memimpin tim riset dan pengembangan di perusahaan tersebut.

Selain membuat lemari es pertama Kelon, tim itu menghasilkan kulkas hemat energi bebas freon pertama di China. Huang dan timnya menerima State Science and Technology Progress Award sebanyak dua kali atas inovasi tersebut.

Pada 2000, Huang memperoleh penghargaan Pekerja Teladan Nasional. Penghargaan itu datang sebelum ia membuka fase baru sebagai pendiri perusahaan teknologi navigasi.

Membangun peta digital China

Huang meninggalkan Kelon pada 2002, setelah Greencool mengakuisisi perusahaan itu pada 2001. Kelon kemudian berpindah kepemilikan lagi kepada Hisense Group pada 2006.

Di usia 49 tahun, Huang mendirikan Guangdong Ritu Technology Inc. Perusahaan tersebut berfokus pada pengembangan dan produksi peta digital navigasi China.

Daodaotong menjadi salah satu produk utama yang dikembangkan perusahaan itu. Produk tersebut termasuk salah satu peta navigasi GPS komersial paling awal di China dan disebut menjadi fondasi penting bagi Baidu Maps.

Daftar penerbangan CYZ1

Huang resmi ditetapkan sebagai penumpang nomor 022 pada 8 Agustus. Menurut Kompas.com yang mengutip South China Morning Post, CYZ1 dikembangkan oleh InterstellOr, perusahaan rintisan antariksa komersial China.

Penerbangan itu dipasarkan sebagai perjalanan suborbital yang memberi penumpang kesempatan menyaksikan Bumi dari luar atmosfer. Tiket pra-penjualan untuk satu kursi dibanderol 3 juta yuan atau sekitar Rp 7,9 miliar.

PenumpangLatar BelakangStatus yang Diketahui
Huang XiaochiPengusaha73 tahun, nomor 022
Li LichengAkademisi85 tahun
Qiu HengCMO AgiBotPenerbangan perdana
Johnny Huang JingyuAktor ChinaPenerbangan perdana

Selain Huang, daftar penumpang mencakup Li Licheng dari Chinese Academy of Engineering, Qiu Heng dari AgiBot, serta aktor Johnny Huang Jingyu. Kehadiran tokoh dari akademik, bisnis, robotika, dan hiburan menunjukkan cakupan minat terhadap wisata antariksa China.

Huang menyampaikan keinginannya terbang dengan nada sederhana. “Saya hanya ingin pergi melihat-lihat, seperti perjalanan lainnya,” ujarnya.

Dari merancang produk rumah tangga dan peta navigasi, Huang kini bersiap menyaksikan planet yang selama ini dipetakan dari ketinggian luar angkasa. Penerbangan CYZ1 akan menjadi tujuan baru dalam perjalanan panjang karier teknologinya.

Baca Juga