Penanganan 3.494 korban luka menjadi tantangan besar setelah gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia. WHO mencatat 24 fasilitas kesehatan rusak atau hancur total ketika rumah sakit juga menghadapi gangguan pasokan air bersih.
Kerusakan layanan dasar memperberat dampak gempa yang telah menewaskan sedikitnya 265 orang hingga Rabu (12/8/2026). Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella juga menyatakan 496 orang masih hilang dan dalam pencarian.
Kapasitas perawatan korban terancam
Fasilitas kesehatan yang terdampak harus menangani lonjakan pasien dalam kondisi operasional terbatas. Gangguan air bersih menambah persoalan bagi rumah sakit yang tetap memberikan layanan kepada korban gempa.
Kebutuhan pemulihan tidak hanya berfokus pada perawatan medis. Infrastruktur dasar di wilayah rusak perlu segera diperbaiki agar layanan penting untuk masyarakat dapat kembali tersedia.
| Data Utama | Jumlah | Rincian |
|---|---|---|
| Korban meninggal | 265 orang | Dikonfirmasi Presiden Abelardo de la Espriella |
| Korban luka | 3.494 orang | Terjadi di tengah gangguan layanan medis |
| Warga hilang | 496 orang | Masih menjadi sasaran operasi pencarian |
| Fasilitas kesehatan rusak | 24 fasilitas | Data WHO |
Reruntuhan masih dicari untuk menemukan korban
Tim penyelamat mengerahkan alat berat, derek, dan anjing pelacak di kawasan yang mengalami kerusakan paling berat. Pereira dan Cali termasuk wilayah yang menjadi perhatian dalam pencarian korban di bawah reruntuhan.
Sejumlah warga membantu upaya awal dengan membentuk rantai manusia untuk memindahkan puing. Keterlibatan mereka berlangsung saat petugas berusaha membuka akses dan membersihkan bangunan yang roboh.
Operasi tersebut tetap mendesak karena hampir lima ratus orang belum diketahui keberadaannya. Kondisi bangunan yang rusak membuat pencarian membutuhkan penanganan hati-hati sekaligus cepat.
Pemerintah menetapkan masa berkabung
Kolombia memasuki tiga hari masa berkabung nasional setelah gempa terjadi pada Senin. Bendera setengah tiang dikibarkan di gedung-gedung pemerintahan dan kantor kedutaan besar sebagai penghormatan bagi korban.
Pemerintah juga menetapkan status darurat untuk mendukung penanganan krisis. Keluarga yang kehilangan rumah dijanjikan subsidi sewa sebagai bagian dari dukungan untuk kebutuhan hunian sementara.
Dana bantuan untuk keadaan darurat dan pemulihan
Swiss menyediakan 1 juta franc Swiss bagi respons kemanusiaan akibat gempa di Kolombia. Kementerian Luar Negeri Swiss menyatakan setengah dana akan disalurkan melalui WFP dan lembaga swadaya masyarakat lokal untuk bantuan darurat.
Bagian dana lainnya direncanakan bagi pemulihan infrastruktur di area dengan dampak terparah. Amerika Serikat juga mengumumkan bantuan darurat sebesar 5,5 juta dolar AS.
| Pemberi Bantuan | Jumlah | Penggunaan yang Disebutkan |
|---|---|---|
| Swiss | 1 juta franc Swiss | Bantuan darurat, WFP, LSM lokal, dan infrastruktur |
| Amerika Serikat | 5,5 juta dolar AS | Bantuan darurat |
Aliran bantuan diperlukan ketika kebutuhan kesehatan, air bersih, tempat tinggal, dan pencarian korban berlangsung bersamaan. Penanganan bencana di Kolombia masih berpusat pada penyelamatan warga serta pemulihan layanan yang lumpuh akibat gempa.






