Galaxy Z Fold8 Andalkan Flex Titanium, Layar Lipat Lebih Rata Tanpa Makin Tebal

Samsung menempatkan Flex Titanium sebagai perubahan utama pada Galaxy Z Fold8 untuk mengurangi tampilan bekas lipatan di layar utama. Teknologi ini juga dirancang agar panel tetap tipis dan kuat saat perangkat digunakan berulang kali.

Pendekatan tersebut menjawab dua persoalan yang masih melekat pada ponsel lipat, yakni permukaan layar yang tidak sepenuhnya rata dan bodi yang cenderung tebal. Galaxy Z Fold8 disebut memiliki ketebalan 4,5 mm saat terbuka serta 9,7 mm ketika dilipat.

Struktur Titanium di Bawah Panel OLED

Flex Titanium memakai kombinasi titanium-alloy film dan titanium plate untuk menopang panel OLED. Samsung Mobile Press menjelaskan struktur ini membantu mendistribusikan tekanan saat perangkat dibuka maupun dilipat.

Penyebaran tekanan dimaksudkan agar beban tidak bertumpu pada satu area tekukan. Hasil yang dituju ialah bekas lipatan yang tampak lebih minim dibandingkan struktur layar konvensional.

Pelat titanium ditempatkan di bawah panel OLED sebagai penopang utama layar. Material tersebut memungkinkan Samsung mengurangi ruang kosong atau air gap di bagian dalam panel tanpa mengorbankan kekuatan struktur.

The Verge, yang dikutip inet.detik.com, menyebut material berbasis titanium mempunyai kekakuan mekanis lebih tinggi daripada lapisan polimer konvensional. Karakter itu membantu menjaga permukaan layar terlihat lebih rata ketika perangkat dibuka.

BagianDetailCatatan
Layar utamaDynamic AMOLED 2X 7,6 inciQHD+ dan 120Hz
Layar cover5,5 inciRasio lebih lebar
Dimensi terbuka123,9 x 161,4 x 4,5 mmBobot 201 gram
PerformaSnapdragon 8 Elite Gen 5 for GalaxyRAM 12 GB, hingga 1 TB
Baterai4.800 mAhDidukung LTPO

Tetap Fleksibel Meski Lebih Kaku

Kekakuan pelat titanium tidak berarti layar kehilangan kemampuan untuk menekuk. EVP dan Head of Mobile Display Product Development Team Samsung Display, Kyung-Jin Yoo, menyatakan lubang bermikropola menjaga struktur tetap fleksibel tanpa mengurangi ketahanannya.

Teknologi itu dipadukan dengan arsitektur layar beresolusi tinggi serta material organik generasi baru. Samsung menyebut kombinasi tersebut ditujukan untuk menghasilkan gambar lebih tajam dan meningkatkan efisiensi daya.

Pengembangan Flex Titanium berlangsung setelah tujuh generasi perangkat Galaxy Fold. EVP dan Senior Executive Mobile R&D Office Hardware Samsung Electronics, Sunghoon Moon, menyebut inovasi ini lahir dari pengalaman pengembangan foldable dan masukan pengguna.

Layar Lebar untuk Kerja dan Hiburan

Galaxy Z Fold8 disebut membawa layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 7,6 inci dengan resolusi QHD+ dan laju penyegaran 120Hz. Rasio sekitar 4:3 dirancang untuk memberi ruang lebih leluasa saat menjalankan beberapa aplikasi.

Saat perangkat tertutup, pengguna disebut dapat memakai layar cover 5,5 inci dengan rasio yang lebih lebar dari generasi sebelumnya. Desain itu ditujukan agar penggunaan dalam posisi tertutup tidak terasa terlalu sempit.

Selain layar, perangkat ini disebut menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, RAM 12 GB, dan penyimpanan hingga 1 TB. Galaxy Z Fold8 juga membawa kamera utama 50 MP, kamera ultra-wide 50 MP, serta baterai 4.800 mAh.

Bekas Lipatan Belum Dihapus Total

Samsung tidak menyatakan bahwa Flex Titanium mampu menghilangkan lipatan layar sepenuhnya. Teknologi ini diposisikan untuk menyamarkan crease dan meningkatkan kenyamanan visual saat layar digunakan.

Sejumlah pesaing mengambil jalur berbeda dengan berfokus pada mekanisme engsel, seperti Flexion Hinge pada OnePlus Open dan water drop hinge pada Google Pixel Fold. Namun, Samsung, OnePlus, dan Google belum mempublikasikan data kuantitatif mengenai kedalaman lipatan layar masing-masing.

Karena belum ada angka pembanding, perbedaan pendekatan tersebut lebih tepat dilihat dari struktur yang digunakan dan pengalaman visual yang dijanjikan. Pada Galaxy Z Fold8, Flex Titanium menjadi elemen penting dalam upaya membuat ponsel lipat lebih tipis sekaligus lebih nyaman dipandang.

Baca Juga