Galatasaray Mengintai Rafael Leao Saat Amorim Dorong Penjualannya dari AC Milan

Galatasaray dikabarkan berada di posisi terdepan dalam perburuan Rafael Leao, ketika AC Milan disebut mempertimbangkan penjualan sang pemain. Peluang transfer itu menguat setelah Ruben Amorim dilaporkan mendorong kepergian penyerang Portugal tersebut.

Belum ada kepastian mengenai kelanjutan pembicaraan dengan klub Turki itu. Namun, Galatasaray disebut memiliki peluang paling besar untuk mendapatkan tanda tangan mantan pemain Lille tersebut.

Banderol Leao Disebut Lebih Terjangkau

AC Milan dikabarkan menurunkan harga jual Leao dari kisaran 50-60 juta euro menjadi sekitar 40-45 juta euro. Penyesuaian tersebut disebut dilakukan untuk memperbesar peluang tercapainya kesepakatan dengan klub peminat.

Nilai yang lebih rendah dapat membuat negosiasi terbuka bagi lebih banyak pihak yang ingin merekrutnya. Meski demikian, harga transfer bukan satu-satunya faktor karena Leao masih memiliki kontrak dan nilai upah yang perlu diperhitungkan.

Aspek TransferNilai atau Status
Harga awal yang disebut50-60 juta euro
Harga terbaru yang dikabarkan40-45 juta euro
KontrakHingga musim panas 2028
Upah per tahunSekitar 5-7 juta euro

Pemain berusia 27 tahun itu masih terikat dengan AC Milan hingga musim panas 2028. Ia juga disebut menerima upah sekitar 5-7 juta euro per tahun, yang akan menjadi bagian penting dalam setiap pembahasan transfer.

Amorim Menilai Leao Tidak Cocok

Dorongan untuk menjual Leao dikabarkan berkaitan dengan penilaian Amorim terhadap kecocokan pemain dalam sistem. Menurut Detik Sport, Amorim memandang gaya bermain Leao tidak sejalan dengan filosofi yang ingin dibangunnya.

Leao dikenal kerap bergerak melebar ketika menjalankan peran sebagai pemain sayap. Sementara itu, Amorim disebut mengharapkan pemain yang dapat mengoptimalkan ruang-ruang sempit di lapangan.

Perbedaan kebutuhan tersebut dinilai menjadi dasar utama bagi rencana melepas Leao. Dalam pendekatan ini, kesesuaian dengan sistem permainan ditempatkan di atas kepentingan mempertahankan pemain yang tidak cocok secara penuh.

Leao telah menjadi bagian dari AC Milan sejak 2019. Namun, pemain tersebut juga dikabarkan merasa petualangannya bersama klub Italia itu telah sampai pada titik akhir.

Pertimbangan Ruang Ganti

Faktor internal tim turut disebut memengaruhi pembahasan masa depan Leao. La Gazzetta dello Sports melaporkan bahwa Amorim menganggap sang pemain sebagai sumber negativitas di ruang ganti.

Penilaian ini dikaitkan dengan keinginan Leao untuk pindah ke klub lain yang disebut telah beberapa kali diungkapkan. Keinginan itu kemudian menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kelanjutan kariernya di Milan.

Amorim dikabarkan telah membicarakan pandangannya dengan pengacara Leao. Hendrik Almstadt, yang disebut sebagai ahli strategi transfer milik Garry Cardinale, juga terlibat dalam pertemuan tersebut.

Leao selanjutnya disebut akan bertemu dewan direksi untuk mengklarifikasi keadaan yang berkembang. Proses itu akan menentukan apakah AC Milan tetap memasukkannya dalam rencana tim atau melanjutkan jalan menuju penjualan.

Baca Juga