Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport sama-sama mengalami penurunan distribusi hingga level ratusan unit pada Juli 2026. Fortuner tercatat 504 unit, sementara Pajero Sport berada lebih rendah dengan 254 unit.
Situasi ini kontras dengan capaian awal tahun ketika kedua SUV masih beberapa kali mencatat pengiriman di atas atau mendekati 1.000 unit. Perubahan tersebut berlangsung di tengah kenaikan harga BBM diesel dalam tiga bulan terakhir.
Diesel Makin Mahal, Pasar SUV Melemah
Harga BBM diesel mulai naik pada April dan sempat menembus Rp 30.000 per liter pada Mei. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kendaraan diesel menghadapi peningkatan biaya penggunaan bulanan.
Toyota mengakui kenaikan harga diesel memengaruhi penjualan Fortuner. Pengaruh serupa juga dirasakan Kijang Innova Reborn diesel.
Penjualan Fortuner disebut turun 30 persen dibandingkan kuartal pertama. Sementara itu, Innova Reborn diesel mengalami penurunan penjualan sebesar 20 persen.
Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Bansar Maduma, mengatakan konsumen memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri. “Mudah-mudahan hanya shock sesaat,” ujar Bansar Maduma.
Menurutnya, konsumen perlu beradaptasi dengan perubahan pengeluaran untuk penggunaan kendaraan diesel setiap bulan. Toyota berharap proses tersebut dapat membantu memulihkan kepercayaan pembeli kendaraan diesel.
Fortuner Turun Tajam dalam Dua Bulan
Fortuner masih mencatatkan distribusi 1.224 unit pada Mei. Angka itu kemudian turun menjadi 602 unit pada Juni dan kembali melemah menjadi 504 unit pada Juli.
Model ini sebenarnya pernah mencapai 1.386 unit pada April, yang menjadi volume tertingginya selama Januari hingga Juli. Sebelumnya, Fortuner mengirim 1.062 unit pada Januari dan 1.103 unit pada Februari.
Pajero Sport Tidak Lepas dari Tekanan
Pajero Sport mencapai distribusi tertinggi pada Februari dengan 1.262 unit. Setelah itu, volumenya tidak kembali mencapai angka seribu unit dan bergerak menurun hingga Juli.
Pada Mei, Pajero Sport mencatat 499 unit sebelum turun menjadi 364 unit pada Juni. Pengiriman Juli sebanyak 254 unit berarti lebih rendah 245 unit dibandingkan capaian Mei.
| Bulan | Toyota Fortuner | Mitsubishi Pajero Sport |
|---|---|---|
| Januari | 1.062 unit | 831 unit |
| Februari | 1.103 unit | 1.262 unit |
| Maret | 655 unit | 621 unit |
| April | 1.386 unit | 655 unit |
| Mei | 1.224 unit | 499 unit |
| Juni | 602 unit | 364 unit |
| Juli | 504 unit | 254 unit |
Data wholesales Gaikindo yang dikutip oto.detik.com juga menunjukkan persaingan keduanya sempat berubah pada Februari. Pajero Sport mengungguli Fortuner pada bulan itu dengan selisih 159 unit.
Fortuner kemudian membalikkan keadaan pada April dengan distribusi 1.386 unit. Pajero Sport pada periode tersebut hanya mencatatkan 655 unit.
Setelah April, kedua model memasuki tren penurunan beruntun. Data Juli memperlihatkan tantangan pasar yang sama bagi Fortuner dan Pajero Sport, dengan harga BBM diesel menjadi salah satu faktor yang diperhatikan.






