Perayaan Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026 menarik perhatian media Argentina karena pilihan lagu Marc Cucurella. Bek tersebut memasuki panggung parade di Madrid dengan iringan Malbec karya Duki dan Bizarrap.
Momen itu hadir tak lama setelah Spanyol menang 1-0 atas Argentina di partai final melalui gol Ferran Torres. Rivalitas kedua tim pun masih menjadi latar yang menyertai sorotan terhadap perayaan La Furia Roja.
Selain kabar dari Madrid, FIFA telah meluruskan informasi terkait insiden setelah final. Badan sepak bola dunia itu memastikan Leandro Paredes tidak menerima kartu merah, meski penyelidikan terhadap keributan tetap berlanjut.
Di Indonesia, perhatian juga tertuju pada pembagian grup Piala Presiden Elite 2026. Turnamen tersebut melibatkan klub-klub Indonesia bersama tiga undangan dari Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand.
| Urutan | Topik | Detail Penting |
|---|---|---|
| 1 | Parade Spanyol | Digelar di Madrid dan ditutup di Plaza de Cibeles |
| 2 | Piala Presiden Elite 2026 | Delapan klub, 16 pertandingan, dua kota penyelenggara |
| 3 | Klarifikasi FIFA | Paredes tidak mendapat kartu merah setelah final |
1. Cucurella Memilih Lagu Duki dan Bizarrap
Arak-arakan juara Spanyol berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 waktu setempat. Sekitar dua juta orang memenuhi jalanan Madrid untuk menyambut para pemain tim nasional.
Rangkaian perayaan mencapai puncaknya di Plaza de Cibeles. Seluruh 26 pemain diperkenalkan satu per satu di panggung utama dengan lagu pilihan masing-masing.
Pada gilirannya, Marc Cucurella diiringi lagu Malbec yang dibawakan Duki dan Bizarrap. Kedua musisi tersebut berasal dari Argentina.
Media Argentina memberikan perhatian terhadap pilihan musik Cucurella, seperti dilaporkan AS. Selain itu, sebuah spanduk suporter menjadi unsur lain dalam parade yang ikut disorot.
Tidak terdapat pernyataan langsung dari Cucurella mengenai makna di balik lagu pilihannya. Perhatian yang muncul sejauh ini berkaitan dengan momen tersebut dan konteks final Spanyol melawan Argentina.
2. Persib dan Arema Masuk Grup A
Piala Presiden Elite 2026 akan berlangsung dari 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Turnamen pramusim edisi kedelapan ini dijadwalkan memainkan 16 laga di Bandung dan Surabaya.
Fase grup menggunakan Stadion Si Jalak Harupat serta Stadion Gelora Bung Tomo. Delapan peserta dibagi menjadi Grup A dan Grup B.
Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers tergabung di Grup A. DPMM FC merupakan klub dari Brunei Darussalam, sementara Tampines Rovers datang dari Singapura.
Grup B diisi Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC. Wakil Thailand itu memasuki turnamen dengan status juara bertahan.
Pembagian grup membuka peluang pertemuan klub-klub besar Indonesia dengan peserta Asia Tenggara. Kompetisi ini menjadi agenda pramusim yang bergulir setelah perhatian publik tertuju pada rangkaian Piala Dunia 2026.
3. FIFA Masih Menyelidiki Keributan Final
FIFA menyampaikan kepada BBC Sport pada Selasa, 21 Juli 2026, bahwa Leandro Paredes tidak menerima kartu merah. Konfirmasi itu menepis kabar bahwa pemain Argentina tersebut diusir wasit setelah pertandingan.
Paredes sempat menjadi salah satu sosok yang mendapat perhatian dalam insiden pascalaga. Keributan melibatkan sejumlah pemain dan ofisial Argentina setelah kekalahan 0-1 dari Spanyol di New York New Jersey Stadium.
Meski status kartu Paredes telah dipastikan, FIFA tetap membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Proses itu akan menentukan tindak lanjut terhadap peristiwa yang terjadi setelah final berakhir.
Klarifikasi FIFA memberi kepastian pada satu aspek penting dari keributan pascalaga. Sementara itu, perhatian terhadap parade Madrid menunjukkan final Spanyol dan Argentina masih menyisakan percakapan di luar pertandingan.






