Sudah Ekspor Mobil ke Vietnam, Chery Didorong Bangun Pabrik Sendiri di Indonesia

Chery Indonesia telah memperluas aktivitasnya dengan mengekspor mobil setir kiri ke Vietnam. Perkembangan ini memperlihatkan peluang Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam strategi regional grup otomotif asal China tersebut.

Untuk menopang arah ekspansi itu, Chery tengah menyiapkan pabrik perakitan mobil mandiri di Indonesia. Perusahaan menargetkan produksi dari basis manufaktur independen dapat dimulai pada tahun ini.

Kehadiran fasilitas sendiri dinilai semakin relevan karena Chery Group membawa banyak merek ke pasar nasional. Selain Chery, grup ini juga menaungi Omoda, Jaecoo, iCar, dan Lepas di Indonesia.

Ekspor Memperkuat Kebutuhan Basis Produksi

Pengiriman mobil setir kiri ke Vietnam menandai perluasan aktivitas Chery Indonesia di luar pemenuhan pasar domestik. Keberhasilan ekspor tersebut menjadi salah satu alasan perusahaan dituntut membangun pabrik perakitan independen di Indonesia.

Di sisi pasar, Jaecoo disebut membukukan pertumbuhan penjualan yang kuat. Merek tersebut juga disebut menyandang status mobil listrik terlaris di Indonesia.

Kombinasi perluasan pasar, portofolio merek, dan aktivitas ekspor membuat kesiapan manufaktur lokal semakin penting. Namun, rincian mengenai fasilitas yang akan dibangun masih belum disampaikan secara terbuka.

Lokasi dan Kapasitas Belum Diungkap

President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, belum menjelaskan lokasi pabrik mandiri tersebut. Kapasitas dan tahapan operasional fasilitas juga masih belum diumumkan.

“Kami sedang melakukan persiapan sesuai dengan regulasi dan kondisi yang berlaku. Saya rasa ini akan segera dirampungkan,” ujar Zeng Shuo di ICE BSD City, Tangerang.

Menurut oto.detik.com, Zeng sebelumnya memproyeksikan pabrik itu dapat beroperasi pada 2026. Proyeksi tersebut disebut masih sama hingga semester satu, meski produksi pada tahun ini tetap diupayakan.

“Ya, kami masih berupaya untuk mulai berproduksi tahun ini,” kata Zeng Shuo. Pernyataan itu menunjukkan persiapan pabrik masih berjalan di tengah target produksi yang ambisius.

Masih Memanfaatkan Pabrik Mitra

Saat ini, kegiatan perakitan Chery di Indonesia belum sepenuhnya dilakukan di fasilitas milik sendiri. Perusahaan menggunakan pabrik PT Handal Indonesia Motor atau HIM di Pondok Ungu, Bekasi.

Jaecoo J5 juga dirakit melalui fasilitas pabrik di Waneherang, Jawa Barat. Skema tersebut menunjukkan produksi Chery Group Indonesia telah berlangsung melalui kemitraan lokal.

Merek/ProdukLokasi PerakitanStatus Fasilitas
CheryPondok Ungu, BekasiFasilitas PT Handal Indonesia Motor
Jaecoo J5Waneherang, Jawa BaratFasilitas pabrik perakitan

Kementerian Perindustrian menyebut komitmen investasi Chery mencapai Rp5,2 triliun hingga 2030. Nilai itu meliputi pengembangan fasilitas produksi melalui kerja sama maupun pembangunan pabrik mandiri.

Investasi tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar penting bagi Chery Group. Pabrik independen nantinya berpotensi memperkuat kemampuan perusahaan dalam memenuhi pasar domestik sekaligus mendukung aktivitas regional.

Meski arah pengembangannya semakin terlihat, pertanyaan mengenai lokasi fasilitas masih belum terjawab. Informasi itu akan menjadi bagian penting untuk melihat realisasi target produksi mandiri Chery di Indonesia.

Baca Juga