Di Tengah Hujatan PT DSI, Dude Harlino Kembalikan Rp 5,25 Miliar untuk Korban

Di tengah kritik publik atas kasus PT Dana Syariah Indonesia, Dude Harlino mengembalikan honor senilai Rp 5,25 miliar kepada Bareskrim Polri. Dana tersebut diserahkan untuk diproses sebagai restitusi bagi korban dugaan penipuan investasi perusahaan itu.

Dude menyatakan keputusan tersebut berangkat dari keinginannya untuk memberi kontribusi setelah mengetahui jumlah korban cukup banyak. Baginya, perhatian utama dalam perkara ini harus diarahkan pada pihak yang terdampak.

“Ya memang dari awal ketika saya tahu, ‘Oh ternyata terjadi sesuatu yang korbannya cukup banyak’, maka satu niat saya adalah bagaimana bisa berkontribusi membantu,” ujar Dude.

Honor dari peran brand ambassador

Nama Dude menjadi bahan pembicaraan karena ia pernah menjadi brand ambassador PT DSI sepanjang 2022 hingga 2025. Alyssa Soebandono juga turut mendapat sorotan publik dalam pembahasan yang berkembang seputar perusahaan tersebut.

Honor yang diterima Dude selama menjalankan peran itu kemudian diserahkan kepada pihak berwenang. Bareskrim Polri akan memproses dana Rp 5,25 miliar itu dalam mekanisme restitusi untuk korban.

Penyerahan dana ini menjadi salah satu langkah yang ditempuh Dude setelah perkara tersebut mencuat. Ia mengaku bersyukur dapat menjalani proses yang berkaitan dengan pengembalian honor tersebut.

Karier profesional tetap aman

Di sisi lain, Dude memastikan persoalan itu tidak menghentikan kerja sama profesional yang masih dijalaninya. Ia telah menjelaskan situasinya secara langsung kepada setiap pihak yang bekerja sama dengannya.

Penjelasan tersebut mencakup fakta hukum tentang posisi Dude dalam perkara PT Dana Syariah Indonesia. Ia menyebut langkah itu penting agar para mitra tidak membentuk penilaian tanpa memahami keadaan secara lengkap.

“Sejauh ini alhamdulillah semua pihak yang bekerja sama bisa memahami dengan baik karena sejak masalah ini mulai keluar gitu ya, saya sudah jelaskan satu per satu dengan pihak-pihak yang bekerja sama dengan saya,” kata Dude, dikutip dari hot.detik.com.

Menurut Dude, fakta hukum yang relevan juga telah diperlihatkan kepada mitra kerja. Karena itu, ia mengatakan kontrak dan kerja sama yang ada hingga saat ini tetap berjalan dengan aman.

Memahami respons yang beragam

Dude mengakui dirinya sempat menerima hujatan saat kasus tersebut ramai dibahas. Namun, ia memahami bahwa tanggapan masyarakat bisa berbeda-beda karena tidak semua orang memperoleh penjelasan lengkap mengenai duduk perkara.

Ia memilih untuk memberikan penjelasan kepada pihak yang belum memahami konteksnya. Dude menyadari tidak semua hal dapat disampaikan dalam waktu yang sama.

Selain kritik, ia menerima dukungan dari rekan kerja dan masyarakat melalui pesan di media sosial. Ia menilai dukungan itu semestinya menjadi penguat, terutama bagi para korban yang terdampak perkara PT DSI.

Dengan pengembalian honor melalui Bareskrim Polri, Dude kembali menempatkan restitusi korban sebagai fokus penting. Sementara itu, komunikasi dengan mitra kerja tetap ia lakukan untuk menjaga kejelasan mengenai posisi hukumnya.

Baca Juga