Dua sundulan menjadi elemen penting dalam laga Feyenoord melawan Go Ahead Eagles yang berakhir 2-2 di Stadion De Kuip. Ayase Ueda membawa tuan rumah menjauh pada babak pertama, sedangkan Stefan Sigurdarson menyelamatkan tim tamu pada menit ke-81.
Feyenoord kehilangan poin penuh meski sempat memimpin 2-0. Go Ahead Eagles mengubah pertandingan lewat gol Soren Tengstedt dan Sigurdarson setelah turun minum.
Bola Mati Menentukan Skor Akhir
Gol Sigurdarson lahir saat Go Ahead Eagles memaksimalkan situasi bola mati. Sundulannya menembus pertahanan Feyenoord dan mengubah kedudukan menjadi 2-2 ketika laga memasuki menit ke-81.
Gol itu datang setelah tim tamu menunjukkan peningkatan tekanan sepanjang babak kedua. Feyenoord sebenarnya sempat selamat pada menit ke-74 ketika sundulan Kramer membentur tiang.
Bola tersebut kemudian dibersihkan Steijn di garis gawang. Momen itu menjadi sinyal kuat bahwa keunggulan Feyenoord masih rentan meski mereka belum kehilangan posisi memimpin.
Tengstedt lebih dahulu membawa Go Ahead Eagles mendekat melalui gol pada menit ke-63. Setelah skor berubah menjadi 2-1, tim tamu terus mencari peluang hingga mendapatkan gol penyeimbang.
| Menit | Pemain | Klub | Kedudukan |
|---|---|---|---|
| 32 | Gjivai Zechiël | Feyenoord | 1-0 |
| 38 | Ayase Ueda | Feyenoord | 2-0 |
| 63 | Soren Tengstedt | Go Ahead Eagles | 2-1 |
| 81 | Stefan Sigurdarson | Go Ahead Eagles | 2-2 |
Awal Laga Menguntungkan Tuan Rumah
Feyenoord membuka keunggulan pada menit ke-32 melalui Gjivai Zechiël. Pemain tersebut memanfaatkan bola liar di area penalti untuk mencetak gol pertama tuan rumah.
Keunggulan Feyenoord bertambah enam menit kemudian berkat Ayase Ueda. Penyerang itu menyambar umpan silang Anis Hadj Moussa dengan sundulan tajam untuk membuat skor menjadi 2-0.
Dua gol tersebut membuat Feyenoord memasuki jeda dengan situasi yang terlihat nyaman. Keunggulan itu juga memberi harapan bagi tuan rumah untuk mengamankan kemenangan dalam pertandingan kandang pertama musim ini.
Cedera di Tengah Tekanan Lawan
Situasi pertandingan menjadi lebih sulit bagi Feyenoord saat Givairo Read mengalami masalah pada paha pada pertengahan babak kedua. Read harus meninggalkan lapangan ketika Go Ahead Eagles mulai meningkatkan intensitas serangan.
Feyenoord kemudian tidak mampu menjaga keunggulan yang mereka bangun pada 45 menit awal. Tim tuan rumah harus menerima hasil imbang setelah pertahanan mereka dua kali ditembus pada babak kedua.
Hasil tersebut menghentikan upaya Feyenoord meneruskan kemenangan setelah laga pembuka melawan Sparta Rotterdam. Go Ahead Eagles meanwhile mengakhiri kunjungan ke De Kuip dengan satu poin hasil dari perjuangan mengejar defisit dua gol.
Bagi Feyenoord, pertandingan ini memperlihatkan perbedaan besar antara efektivitas serangan pada babak pertama dan ketahanan mereka pada fase berikutnya. Go Ahead Eagles memanfaatkan momentum hingga gol bola mati Sigurdarson menutup laga dengan skor sama kuat.






