KAI telah menguji dua kereta awal Nusantara Explorer, bagian dari rencana rangkaian kereta tidur mewah yang akan terdiri dari 12 kereta. Tahap tersebut dilakukan setelah pengerjaan interior dua unit pertama selesai di Balai Yasa Surabaya Gubeng.
Pengembangan masih berlangsung sehingga masyarakat belum dapat mengetahui rute, jadwal perjalanan, tarif, dan waktu pengoperasiannya. KAI akan mengumumkan rincian layanan setelah proses pemeriksaan, penyempurnaan, dan persiapan rangkaian selesai.
Dua Tahap Pengujian Dilakukan
Uji statis dilakukan ketika kereta berada dalam kondisi berhenti. Sementara itu, uji dinamis mengukur kemampuan sarana saat berjalan di lintas Surabaya Gubeng–Lamongan pulang-pergi.
Dalam pengujian dinamis, KAI mengevaluasi kestabilan kereta, pengereman, kelistrikan, dan fungsi fasilitas pendukung. Data dari tahap tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan desain serta kesiapan operasional Nusantara Explorer.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan hasil pengujian akan dipakai untuk tahap pengembangan berikutnya. “Hasil pengujian akan menjadi bahan evaluasi untuk proses penyempurnaan berikutnya,” ujarnya dalam rilis pers.
Rangkaian Tidak Hanya Berisi Kabin Tidur
Nusantara Explorer disiapkan sebagai kereta tidur mewah dengan konsep perjalanan yang berbeda dari layanan reguler. Selain ruang istirahat pribadi, KAI merencanakan fasilitas kuliner, ruang santai, hiburan, dan kereta pendukung dalam satu rangkaian.
| Komponen | Fungsi | Rancangan Layanan |
|---|---|---|
| Kereta kabin tidur | Tempat beristirahat | Privasi dan kenyamanan |
| Grand Restaurant | Pelayanan kuliner | Pencahayaan dan ruang makan privat |
| Lounge | Area santai | Bar, hiburan, piano, audio |
| Kereta pendukung | Operasional | Menunjang layanan rangkaian |
Grand Restaurant dirancang untuk membangun suasana makan yang lebih intim selama perjalanan. Penataan meja dan pencahayaan menjadi bagian dari pendekatan layanan kuliner yang lebih personal.
Lounge akan menyediakan kursi santai, bar, fasilitas hiburan, piano, dan sistem audio. Jendela berukuran lebar disiapkan untuk memberi penumpang ruang menikmati panorama sepanjang rute.
Tiga Kelas untuk Kebutuhan Berbeda
KAI merancang tiga kelas kabin tidur yang terdiri dari Signature Class, Advance Class, dan Compact Class. Pembagian ini mencakup perbedaan tata ruang, pengaturan privasi, dan fokus fasilitas bagi pelanggan.
| Kelas Kabin | Karakter | Fokus |
|---|---|---|
| Signature Class | Ruang kabin lebih luas | Pengalaman privat |
| Advance Class | Tata letak efisien | Keseimbangan kenyamanan dan ruang tidur |
| Compact Class | Desain ringkas | Kenyamanan dan penyimpanan |
Signature Class akan menawarkan ruang yang lebih lega bagi pelanggan yang menginginkan fasilitas privat. Advance Class menggabungkan tempat tidur dengan penataan kabin yang lebih efisien.
Compact Class mengandalkan bentuk kabin yang lebih ringkas tanpa mengabaikan kenyamanan dan ruang penyimpanan. Ketiga kelas tersebut memperlihatkan rencana KAI untuk menyediakan variasi pengalaman dalam satu layanan.
Budaya Nusantara dalam Interior
Interior Nusantara Explorer memakai perpaduan gaya neoklasik, material hangat, dan pencahayaan lembut. Motif wayang kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, serta motif Bali menjadi inspirasi pada unsur dekoratif dan pilihan warna.
KAI mengembangkan unsur ruang, motif, kuliner, dan pelayanan agar karakter Nusantara terasa selama perjalanan. Menurut keterangan KAI yang dikutip Kompas.com, pengerjaan unit-unit berikutnya akan terus dilakukan bertahap.
Setelah evaluasi dua kereta awal, KAI masih akan melanjutkan penyempurnaan fasilitas dan pengembangan sarana lainnya. Komposisi final rangkaian juga belum ditetapkan untuk diumumkan kepada publik.






