K. McInroy dan D. Blind sama-sama memimpin timnya pada leg kedua kualifikasi UEFA Conference League antara Shelbourne dan Ajax. Namun, keduanya berada dalam struktur permainan yang berbeda tajam di Tolka Park.
McInroy menjadi kapten Shelbourne yang memakai formasi 3-5-2, sedangkan Blind memimpin Ajax dalam susunan 4-3-3. Perbedaan utama terlihat pada jumlah pemain di lini pertahanan, tengah, serta depan kedua tim.
Kapten dengan Peran Berbeda
McInroy mengisi lini tengah Shelbourne bersama J. Norris, J. Lunney, E. Caffrey, dan M. Mbeng. Lima pemain tersebut membentuk sektor tengah yang lebih padat dalam susunan pilihan John Russell.
Di sisi lain, Blind ditempatkan pada lini belakang Ajax bersama O. Wijndal, A. Bouwman, dan A. Gaaei. Ia memimpin pertahanan empat pemain di depan penjaga gawang M. Paes.
Ajax menempatkan J. Mokio, Y. Regeer, dan J. Brandt sebagai tiga gelandang. Lini ini menjadi penghubung menuju O. Edvardsen, Marcos Leonardo, dan M. Carrizo yang dipasang sebagai trio penyerang.
Shelbourne memakai dua pemain di lini terdepan melalui Rodrigo Freitas dan D. Kelly. Keduanya mendapat dukungan dari lima gelandang, sementara tiga bek menjaga area di depan E. Beach.
| Unsur | Shelbourne | Ajax |
|---|---|---|
| Formasi | 3-5-2 | 4-3-3 |
| Kapten | K. McInroy | D. Blind |
| Penjaga gawang | E. Beach | M. Paes |
| Penyerang | Rodrigo Freitas, D. Kelly | O. Edvardsen, Marcos Leonardo, M. Carrizo |
Susunan Tuan Rumah
E. Beach memulai laga sebagai penjaga gawang Shelbourne. K. Ledwidge, O. Casey, dan S. Bone ditempatkan sebagai tiga pemain bertahan di depannya.
Struktur 3-5-2 membuat Shelbourne memiliki dua pemain depan dan lima gelandang. Susunan itu dipakai saat menjamu Ajax pada pertandingan leg kedua yang berlangsung Kamis, 13 Agustus 2026.
Komposisi lengkap Shelbourne adalah E. Beach; K. Ledwidge, O. Casey, S. Bone; J. Norris, K. McInroy, J. Lunney, E. Caffrey, M. Mbeng; Rodrigo Freitas, dan D. Kelly. Setiap lini memiliki pembagian pemain yang berbeda dari formasi yang dipilih Ajax.
Ajax Membawa 4-3-3
Míchel Sánchez memilih M. Paes; O. Wijndal, D. Blind, A. Bouwman, A. Gaaei; J. Mokio, Y. Regeer, J. Brandt; O. Edvardsen, Marcos Leonardo, dan M. Carrizo sebagai susunan awal Ajax. Pilihan ini menempatkan empat bek serta tiga penyerang pada dua ujung lapangan.
Trio Edvardsen, Marcos Leonardo, dan Carrizo menjadi pembeda paling jelas dari lini depan Shelbourne yang hanya berisi dua pemain. Sementara itu, Ajax memiliki tiga pemain tengah, lebih sedikit dibandingkan lima gelandang tuan rumah.
Nelson Teixeira da Cunha tercatat menjalankan tugas sebagai asisten wasit kedua pada pertandingan tersebut. Laga di Tolka Park itu mempertemukan dua formasi dengan pembagian pemain yang berlawanan, tetapi sama-sama dipimpin kapten sejak awal.
Susunan pemain menegaskan bahwa Shelbourne menaruh jumlah lebih besar di tengah lapangan, sedangkan Ajax menjaga tiga opsi di lini depan. Kontras itu menjadi kerangka utama pertandingan leg kedua kualifikasi kompetisi Eropa tersebut.






