Daytrans mulai mengoperasikan delapan unit Farizon SuperVan High Roof sebagai langkah awal elektrifikasi armada antarkota. Salah satu dampak langsungnya terlihat pada tarif Jakarta-Semarang yang dipatok sekitar Rp300 ribu.
Tarif tersebut lebih murah sekitar Rp50 ribu dibandingkan layanan Toyota HiAce yang berada di kisaran Rp350 ribu. Perbedaan biaya ini muncul ketika perusahaan menilai kendaraan listrik menawarkan biaya operasional lebih rendah daripada kendaraan bensin.
Transisi Armada Dimulai dari Dua Rute
Delapan kendaraan listrik itu mulai digunakan sejak 10 Agustus 2026 untuk rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon. Layanan Semarang berangkat dari Pool Grogol, sedangkan rute Cilegon dimulai dari Pool Tebet.
| Rute | Pool Keberangkatan | Tarif |
|---|---|---|
| Jakarta-Semarang | Grogol | Sekitar Rp300 ribu |
| Jakarta-Cilegon | Tebet | Sekitar Rp100 ribu |
Rute Jakarta-Semarang dilayani hingga 10 perjalanan setiap hari. Frekuensi tersebut menjadikan rute ini sebagai bagian penting dalam pengujian operasional kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh.
Daytrans belum memandang penggunaan delapan unit ini sebagai tahap akhir. Perusahaan akan menilai kenyamanan pelanggan, pengeluaran operasional, kesiapan pengisian daya, serta respons penumpang sebelum mengambil langkah lanjutan.
Pengisian Daya Menjadi Bagian Jadwal Perjalanan
Armada akan berhenti di KM 207 saat bergerak dari Jakarta menuju Semarang. Dalam arah sebaliknya, titik pemberhentian berada di KM 229.
Waktu singgah sekitar 40 hingga 50 menit dimanfaatkan untuk mengisi daya baterai dan memberi jeda istirahat bagi penumpang. Pengaturan ini menjadi bagian dari pola layanan Tarif Jakarta-Semarang dengan kendaraan listrik.
Farizon SuperVan memakai baterai berkapasitas 82,88 kWh dengan klaim jarak tempuh 360 sampai 380 km dalam satu kali pengisian penuh. Dengan fasilitas pengisian cepat DC, baterai dari 20 persen hingga 80 persen disebut dapat terisi dalam sekitar 30 menit.
| Komponen | Data Kendaraan |
|---|---|
| Kapasitas baterai | 82,88 kWh |
| Jarak tempuh | 360-380 km |
| Tenaga motor | 230 PS |
| Torsi | 336 Nm |
| Pengisian daya | 20%-80% sekitar 30 menit |
Spesifikasi Standar Pabrikan
Van listrik ini menghasilkan tenaga 230 PS dan torsi 336 Nm. Kabinnya menyediakan 16 kursi serta dilengkapi kamera 360 derajat dan advanced driver assistance systems atau ADAS.
Menurut informasi yang dimuat OTO, Daytrans menggunakan kendaraan dengan spesifikasi standar pabrikan tanpa modifikasi karoseri. Dengan demikian, fitur teknologi dan keselamatan yang dipakai tetap mengandalkan kelengkapan bawaan Farizon SuperVan.
Peluang Pengembangan Armada
Harga Farizon SuperVan di pasar disebut berada di kisaran Rp725 juta. Nilai investasi awal itu dipertimbangkan bersama potensi efisiensi energi dan fitur keselamatan kendaraan.
Daytrans juga membuka kemungkinan menggunakan produk Farizon berukuran medium untuk kebutuhan perjalanan melalui Tol MBZ. Keputusan berikutnya akan mengacu pada hasil operasional armada listrik yang saat ini sudah berjalan.






