Kemenangan 3-0 atas Ninja A-League All-Stars belum menjadi akhir dari pekerjaan Chelsea pada pramusim ini. Tim asal Inggris itu masih harus mengubah modal dari Sydney menjadi kesiapan nyata saat bertemu Real Sociedad di jalur Liga Champions Wanita.
Pertandingan melawan Real Sociedad dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus 2026 dalam babak kualifikasi ketiga. Sonia Bompastor menilai duel tersebut menuntut mentalitas tinggi karena berlangsung dalam format gugur.
Chelsea menuntaskan laga terakhir tur Australasia di Allianz Stadium, Sydney, pada Rabu, 12 Agustus 2026. Selain menghasilkan tiga gol, tim Bompastor juga menjaga gawangnya tetap bersih.
Modal Positif, Bukan Alasan Berpuas Diri
Bompastor melihat tur di Australia dan Selandia Baru sebagai bagian penting dari pembentukan tim. Chelsea menjalani dua pertandingan untuk mencoba sejumlah unsur permainan sekaligus menyusun fondasi bagi musim baru.
“Tur ini sangat bagus untuk kami,” kata pelatih asal Prancis tersebut. Ia menegaskan bahwa perkembangan model permainan tetap harus dibarengi kesiapan menghadapi standar lawan yang terus meningkat di Eropa.
Menurut Bompastor, tidak ada ruang untuk meremehkan lawan dalam kompetisi tersebut. “Kami perlu mempersiapkan pertandingan seolah-olah itu adalah pertandingan terakhir di Liga Champions,” ujarnya.
| Pertandingan | Waktu | Informasi Utama |
|---|---|---|
| Chelsea vs Ninja A-League All-Stars | 12 Agustus 2026 | Kemenangan 3-0 |
| Chelsea vs Real Sociedad | 26 Agustus 2026 | Kualifikasi ketiga Liga Champions Wanita |
Chelsea akan memanfaatkan 10 hari berikutnya untuk pemulihan dan persiapan yang lebih terarah setelah kembali ke Inggris. Program tersebut mencakup pengelolaan fisik pemain setelah perjalanan panjang di kawasan Australasia.
Veerle Buurman dan Melvine Malard tidak dimainkan saat menghadapi All-Stars. Keduanya mengalami benturan ringan ketika latihan, sehingga staf memilih langkah pencegahan.
Chelsea Menghadapi Perlawanan Disiplin
Skor akhir di Sydney tidak menggambarkan bahwa Chelsea selalu mendapat ruang mudah untuk menyerang. Ninja A-League All-Stars tampil lebih rapat pada babak kedua dan memaksa tim tamu mencari solusi di area sempit.
“Sangat sulit bagi kami karena, seperti yang Anda lihat, terutama di babak kedua, mereka berada sangat rendah di lapangan, sangat kompak, sehingga sulit bagi kami untuk menemukan ruang,” ujar Bompastor. Ia menyatakan puas terhadap cara pemain Chelsea merespons situasi itu.
Dalam susunan starter, Bompastor memasukkan Hannah Hampton, Lucy Bronze, dan Lauren James. Aggie Beever-Jones tetap memimpin serangan setelah sebelumnya mencetak tiga gol dalam pertandingan di Selandia Baru.
Keputusan rotasi tersebut membuat Chelsea tetap memiliki energi dan pilihan untuk menjalani laga penutup tur. Hasilnya, tim mampu menjaga kemenangan sekaligus mengumpulkan bahan evaluasi sebelum masuk ke persiapan Eropa.
Pengalaman Penting bagi Pemain Lokal
Ninja A-League All-Stars diperkuat pemain dari klub-klub A-Leagues Women, termasuk lima wakil Melbourne City. Rebekah Stott, Karly Roestbakken, Leticia McKenna, dan Aideen Keane menjadi starter, sedangkan Shelby McMahon masuk pada menit ke-71.
Kayla Morrison bermain penuh selama 90 menit sebagai bagian dari lini pertahanan bersama Courtney Newbon. Kapten Melbourne Victory itu merasakan langsung kecepatan serta daya tahan fisik yang dibawa Chelsea.
“Mewah! Mereka tidak pernah berhenti; mereka sangat fit, mereka cepat,” kata Morrison. Ia menyebut pertandingan tersebut sebagai ujian berat yang tetap menjadi pengalaman sangat berharga.
Jeff Hopkins, pelatih kepala Melbourne Victory yang memimpin All-Stars, menilai laga itu berguna untuk pertumbuhan pemain Australia. Ia mengatakan semakin banyak pertandingan melawan oposisi dengan level seperti Chelsea, kualitas sepak bola wanita lokal dapat semakin berkembang.
Pertandingan di Sydney turut memperlihatkan dukungan Australian Professional Leagues dan Ninja terhadap sepak bola wanita Australia. Ninja menampilkan SLUSHi MAX pada kostum pertandingan serta Luxe Café Pro Series pada pakaian latihan tim.
Bagi Chelsea, perjalanan pramusim berakhir dengan hasil bersih dan sejumlah jawaban awal. Namun, Real Sociedad akan menjadi tolok ukur yang lebih langsung untuk menilai apakah kesiapan itu sudah cukup pada panggung Eropa.






