Carrick Membawa MU Naik, tetapi Steve Bruce Belum Percaya pada Gelar Liga

Michael Carrick berhasil mengangkat Manchester United dari peringkat ketujuh hingga finis ketiga Liga Inggris 2025/2026. Kendati demikian, Steve Bruce menilai lonjakan tersebut belum cukup untuk memastikan MU siap mengejar gelar.

Keraguan Bruce berangkat dari besarnya perbedaan antara mengamankan tiket Liga Champions dan memenangi kompetisi domestik. Menurutnya, MU masih harus membuktikan kemampuan bersaing secara konsisten melawan para pesaing utama.

Carrick mengambil alih jabatan manajer pada awal 2026 ketika kondisi klub membutuhkan stabilitas. Dalam periode tersebut, ia dinilai membawa permainan tim menjadi lebih efektif daripada masa pelatih sebelumnya.

Perbaikan yang terjadi di Old Trafford segera tercermin dalam klasemen akhir. MU menempati posisi ketiga dan kembali mendapatkan tempat di Liga Champions setelah terakhir tampil pada musim 2023/2024.

Kontrak Baru Setelah Perubahan Positif

Klub membalas pencapaian tersebut dengan memberikan Carrick kontrak baru berdurasi tiga tahun. Kesepakatan itu memberi mantan gelandang Inggris tersebut waktu untuk meneruskan fondasi yang sudah dibangun.

Bruce menilai perpanjangan masa kerja itu merupakan keputusan yang layak. Ia melihat Carrick mampu menenangkan suasana klub yang sebelumnya mengalami beberapa pergantian pelatih.

AspekSebelum PerubahanPencapaian Bersama Carrick
Posisi Liga InggrisPeringkat ketujuhPeringkat ketiga 2025/2026
Liga ChampionsTidak tampil sejak 2023/2024Lolos kembali
Status CarrickMulai melatih awal 2026Kontrak baru tiga tahun

Bagi Bruce, lolos ke Liga Champions dapat menjadi ukuran kesuksesan yang tepat pada tahap ini. Ia tidak menutup mata terhadap perkembangan MU, tetapi mengingatkan bahwa tuntutan perebutan gelar jauh lebih tinggi.

“Lihat, Manchester United telah membuat kemajuan besar. Saya pikir masuk ke Liga Champions akan menjadi kesuksesan bagi Michael Carrick,” kata Bruce kepada TalkSPORT.

Ia lalu mengemukakan pandangan yang lebih tegas soal peluang juara mantan klubnya. “Namun bagi United untuk kemudian memenangkannya? Saya tidak yakin mereka sudah siap,” ucap Bruce.

Penantian Gelar yang Masih Panjang

Bruce memahami standar tinggi di Manchester United karena pernah bermain untuk klub itu dari 1987 sampai 1996. Sebagai pemain, ia ikut merasakan tiga gelar Premier League.

Situasi saat ini masih jauh dari periode ketika MU rutin mengangkat trofi liga. Gelar Liga Inggris terakhir klub diraih pada musim 2012/2013.

Karena itu, hasil finis ketiga dapat dipandang sebagai titik awal, bukan tanda bahwa proses pembangunan telah selesai. Carrick harus menjaga peningkatan tersebut sambil menyiapkan tim menghadapi tuntutan Liga Champions dan kompetisi domestik.

Bruce dalam prediksinya lebih menjagokan Arsenal untuk mempertahankan gelar Premier League. Penilaian itu menempatkan MU sebagai tim yang telah pulih, tetapi belum terbukti cukup kuat untuk menjadi penguasa liga.

Kontrak tiga tahun memberi Carrick kesempatan untuk menjawab keraguan tersebut melalui hasil yang berkelanjutan. Kemajuan MU akan diuji oleh kemampuan mereka bertahan di jalur persaingan hingga akhir musim, bukan hanya oleh satu finis di posisi tiga besar.

Baca Juga