Pemeriksaan sejumlah lembaga independen mengarah pada dugaan cacat manufaktur di dalam sel baterai yang digunakan GAC Aion S. Temuan itu menjadi penting karena gangguan tersebut disebut tidak berkaitan dengan benturan fisik maupun kendaraan yang terendam banjir.
Masalah kualitas baterai diperkirakan menyentuh lebih dari 213.000 unit Aion S di China. Sebagian besar kendaraan terdampak digunakan sebagai armada operasional dan taksi online dengan intensitas penggunaan yang tinggi.
GAC Aion kemudian memperpanjang perlindungan baterai untuk unit komersial tertentu. Jarak tempuh yang sebelumnya dibatasi 150.000 km kini dinaikkan menjadi 300.000 km dengan durasi perlindungan tetap delapan tahun.
Kerusakan Bukan Sekadar Dampak Penggunaan
Dugaan cacat pada sel baterai menempatkan persoalan pada kualitas komponen, bukan hanya pada usia atau cara kendaraan digunakan. Hal ini relevan bagi armada komersial karena perjalanan panjang merupakan bagian dari kegiatan operasional normal.
Gangguan umumnya dilaporkan muncul ketika kendaraan telah mencapai jarak 150.000 hingga 300.000 km. Menurut CarNewsChina yang dikutip Liputan6.com, rentang itu beririsan dengan masa ketika sejumlah kendaraan telah melewati batas garansi sebelumnya.
Skema lama menetapkan garansi selama delapan tahun atau 150.000 km. Sejumlah pemilik dilaporkan kesulitan mengajukan klaim apabila kendaraan telah melampaui salah satu ketentuan tersebut.
Garansi Ditujukan bagi Aion S Komersial
Perpanjangan tidak disebut berlaku untuk semua kendaraan Aion S. Kebijakan tersebut secara khusus mencakup versi komersial yang menggunakan baterai CALB 177 Ah.
GAC Aion akan melakukan inspeksi gratis terhadap kendaraan yang menunjukkan gangguan. Jika pemeriksaan membuktikan kerusakan berasal dari cacat produksi, perbaikan hingga penggantian paket baterai akan dilakukan tanpa biaya.
| Aspek Perlindungan | Sebelumnya | Sesudah Diperpanjang |
|---|---|---|
| Masa garansi | 8 tahun | 8 tahun |
| Batas kilometre | 150.000 km | 300.000 km |
| Kendaraan sasaran | Ketentuan garansi standar | Aion S komersial dengan baterai CALB 177 Ah |
| Tindakan layanan | Belum dirinci | Inspeksi, perbaikan, atau penggantian |
Pemilik Akan Dipanggil Jika Ada Indikasi Gangguan
GAC Aion juga akan meningkatkan sistem pemantauan jarak jauh terhadap kondisi baterai. Sistem ini akan digunakan untuk mendeteksi anomali dan memberi sinyal bahwa kendaraan perlu diperiksa lebih lanjut.
Pemilik unit akan dihubungi untuk datang ke bengkel resmi apabila indikasi tersebut ditemukan. Penanganan lebih awal diharapkan dapat mencegah gangguan berkembang menjadi masalah yang lebih berat.
Bagi pengelola taksi online, sistem pemantauan dapat membantu menjaga ketersediaan kendaraan untuk bekerja. Namun, keputusan mengenai perbaikan atau penggantian tetap bergantung pada hasil inspeksi terhadap kondisi baterai.
CALB Menyatakan Bertanggung Jawab
CALB sebagai produsen baterai menyatakan akan bertanggung jawab atas kualitas produknya sepanjang siklus penggunaan. Perusahaan itu juga menyebut pemilik unit terdampak dapat memperoleh pemeriksaan dan perbaikan gratis melalui jaringan purna jual yang ditunjuk.
Kasus ini muncul ketika China memperketat standar keselamatan baterai kendaraan listrik. Peristiwa tersebut kembali menunjukkan bahwa kualitas sel baterai dan kesiapan layanan purna jual menjadi aspek penting bagi kendaraan listrik yang bekerja dengan jarak tempuh tinggi.
Perluasan garansi hingga 300.000 km memberi perlindungan lebih panjang bagi sebagian operator Aion S komersial. Kebijakan itu sekaligus menjadi respons terhadap keluhan pemilik yang muncul dalam waktu dua minggu terkait gangguan baterai.






