Boeing 737-800 Garuda Pecah Masa Sunyi Jet Komersial di Bandara Husein

Boeing 737-800 New Generation milik Garuda Indonesia memecah masa tanpa penerbangan jet komersial di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Pesawat pada penerbangan GA334 dari Denpasar itu menjadi jet komersial pertama yang kembali tiba setelah layanan berhenti selama tiga tahun.

Pesawat mendarat pada pukul 10.15 WIB setelah berangkat dari Bandara Ngurah Rai Denpasar. Kedatangannya disambut water salute oleh kendaraan pemadam sebagai penghormatan untuk penerbangan perdana.

Garuda Indonesia mengangkut 162 penumpang pada penerbangan tersebut. Rinciannya, terdapat 12 penumpang kelas bisnis dan 150 penumpang kelas ekonomi.

Bandara Disiapkan untuk Pesawat Jet

Kembalinya layanan ini didukung peningkatan pada sisi udara Bandara Husein Sastranegara. Menurut keterangan yang dikutip CNN Indonesia, fasilitas tersebut telah disiapkan untuk pendaratan dan lepas landas Boeing 737-800 serta pesawat sekelasnya.

Keselamatan operasional didukung oleh fasilitas Airport Rescue & Fire Fighting Kategori 7. Bandara juga memiliki infrastruktur terminal dan sisi udara dengan ukuran serta kapasitas berikut.

FasilitasData
Landas pacu2.220 x 45 meter
Apron388 x 80 meter
Luas terminal12.000 meter persegi
Kapasitas terminal3,4 juta penumpang per tahun

Untuk pelayanan di darat, terminal menyediakan 26 konter check-in dan enam kios self check-in. Area pengambilan bagasi telah menggunakan conveyor belt terbaru.

Penumpang juga dapat menggunakan enam musala, 22 toilet, dua eskalator, dan tiga lift di terminal. Area tunggu keberangkatan dilengkapi ruang kerja bersama serta zona anak.

Area komersial terminal sudah beroperasi dengan rencana keseluruhan mencapai 17 gerai. Kelengkapan ini disiapkan seiring pengoperasian kembali penerbangan jet komersial.

Simulasi Mendahului Penerbangan Perdana

InJourney Airports telah menggelar simulasi operasional pesawat jet narrow body pada 10 Agustus 2026. Kegiatan itu melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan layanan di bandara.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan simulasi menguji alur penumpang, penanganan bagasi, serta pemeriksaan keamanan. Proses keberangkatan dan kedatangan penumpang juga menjadi bagian dari pengujian tersebut.

“Simulasi operasional layanan penerbangan dengan pesawat jet narrow body sudah dilakukan pada 10 Agustus 2026 dengan melibatkan seluruh stakeholders,” ujar Arie dalam keterangannya. Simulasi tersebut dilakukan sebelum pembukaan kembali layanan jet komersial.

Persetujuan Regulator dan Riwayat Penghentian

PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memperoleh persetujuan Kementerian Perhubungan untuk membuka kembali operasional jet. Persetujuan diberikan setelah kesiapan bandara dinilai memenuhi unsur keamanan, keselamatan, pelayanan, dan kepatuhan regulasi.

Ketentuan itu tertuang dalam surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.101/17/4/DRJU.DBU-2026. Surat tersebut membahas operasional pesawat udara jet di Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Sebelumnya, layanan jet komersial di Bandara Husein dihentikan sejak 29 Oktober 2023 dan dialihkan seluruhnya ke Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. Bandara Husein kemudian melayani pesawat baling-baling, penerbangan militer, dan sekolah penerbangan.

Pendaratan GA334 dari Denpasar kini menandai perubahan pada fungsi layanan bandara tersebut. Jet komersial kembali beroperasi dengan kesiapan prosedur, fasilitas terminal, serta sisi udara yang telah ditingkatkan.

Baca Juga