Bank Besar Jadi Pilihan Asing Ketika 452 Saham Menekan IHSG

Ketika 452 saham melemah dan menekan IHSG, investor asing justru menempatkan tiga bank besar di puncak daftar pembelian bersih. BBCA, BBRI, dan BBNI masing-masing membukukan akumulasi asing sebesar Rp129,43 miliar, Rp38,64 miliar, dan Rp30,87 miliar.

IHSG pada Kamis (13/8/2026) ditutup melemah 1,13 persen ke posisi 6.301,77. Di sisi lain, 175 saham menguat dan 164 saham tidak mengalami perubahan harga pada penutupan.

BBCA Memimpin Akumulasi Asing

PT Bank Central Asia Tbk. atau BBCA menjadi saham dengan beli bersih asing paling besar dalam perdagangan tersebut. Nilai Rp129,43 miliar pada BBCA jauh berada di atas sembilan emiten lain dalam daftar akumulasi asing.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI berada pada urutan kedua dengan beli bersih Rp38,64 miliar. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BBNI menyusul di posisi ketiga sebesar Rp30,87 miliar.

Dominasi tiga bank tersebut memperlihatkan sektor perbankan menjadi kelompok utama yang dikoleksi investor asing pada sesi itu. Pembelian selektif ini berlangsung bersamaan dengan pelemahan yang menjangkau mayoritas saham di bursa.

No.KodeEmitenBeli Bersih Asing
1BBCAPT Bank Central Asia Tbk.Rp129,43 miliar
2BBRIPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.Rp38,64 miliar
3BBNIPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.Rp30,87 miliar
4GGRMPT Gudang Garam Tbk.Rp9,14 miliar
5EMASPT Merdeka Gold Resources Tbk.Rp7,38 miliar
6ERAAPT Erajaya Swasembada Tbk.Rp5,90 miliar
7KOTAPT DMS Propertindo Tbk.Rp5,63 miliar
8SRTGPT Saratoga Investama Sedaya Tbk.Rp4,14 miliar
9BBTNPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.Rp3,20 miliar
10PSABPT J Resources Asia Pasifik Tbk.Rp2,69 miliar

Emiten Nonbank dalam Daftar Pembelian

Setelah tiga saham bank besar, PT Gudang Garam Tbk. atau GGRM mencatatkan beli bersih asing Rp9,14 miliar. PT Merdeka Gold Resources Tbk. atau EMAS berada di bawahnya dengan nilai Rp7,38 miliar.

PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA), PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) juga masuk dalam daftar tersebut. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BBTN serta PT J Resources Asia Pasifik Tbk. atau PSAB melengkapinya.

Arus Pasar Masih Didominasi Penjualan

Meski terdapat akumulasi pada beberapa saham, investor asing secara total membukukan jual bersih Rp1,41 triliun di seluruh pasar. Data Stockbit yang dilansir CNBC Indonesia mencatat penjualan bersih terbesar berasal dari pasar reguler sebesar Rp1,39 triliun.

Pasar negosiasi dan tunai mencatatkan jual bersih asing Rp26,03 miliar. Angka tersebut menunjukkan pembelian pada saham bank besar belum mengubah arah dana asing yang secara umum masih keluar dari pasar.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp13,62 triliun dengan volume 28,43 miliar saham. Seluruh transaksi itu berlangsung melalui 1,92 juta kali frekuensi perdagangan.

Baca Juga