Ayah Sarwendah disebut menjadi kontraktor renovasi rumah Ruben Onsu di Cilandak, Jakarta Selatan. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyatakan pembayaran proyek tetap ditanggung Ruben dengan nilai total mencapai Rp11,1 miliar.
Pembayaran itu disebut dilakukan melalui 46 kali transfer senilai Rp250 juta ke rekening ayah Sarwendah. Keterangan tersebut menjadi penting dalam polemik rumah yang turut berkaitan dengan status aset dan kredit bank.
46 Kali Transfer untuk Kontraktor
Minola menyebut Ruben rutin mengirimkan dana renovasi kepada kontraktor. Kontraktor yang dimaksud merupakan ayah Sarwendah, tetapi pembayaran proyek disebut berasal dari Ruben.
“Meskipun kontraktornya adalah keluarga Sarwendah, yang membayar tetap Ruben. Ruben rutin mentransfer uang ke rekening ayah Sarwendah sebesar Rp250 juta sebanyak 46 kali transfer,” ujar Minola seperti dikutip Liputan6.
Dengan nominal Rp250 juta dalam setiap transfer, pembayaran kepada kontraktor disebut mencapai Rp11,1 miliar. Minola memandang jumlah itu menunjukkan dana pembangunan rumah berasal dari kerja keras Ruben.
| Rincian | Nilai | Status |
|---|---|---|
| Jumlah transfer | 46 kali | Dikirim kepada ayah Sarwendah |
| Nilai tiap transfer | Rp250 juta | Pembayaran renovasi |
| Total pembayaran kontraktor | Rp11,1 miliar | Disebut ditanggung Ruben |
Ruben Awalnya Ikut Berkomunikasi
Ruben disebut sempat terlibat dalam pembicaraan awal dengan kontraktor mengenai renovasi rumah. Perannya dalam komunikasi pembangunan kemudian berkurang karena jadwal aktivitasnya di dunia hiburan.
Setelah itu, Sarwendah lebih banyak menjalankan komunikasi dengan kontraktor. Hubungan keluarga antara Sarwendah dan kontraktor menjadi bagian dari proses komunikasi proyek tersebut.
Menurut Minola, perubahan pola komunikasi itu tidak berarti tanggungan biaya renovasi beralih kepada pihak lain. Pihaknya tetap menegaskan bahwa pembayaran proyek dilakukan oleh Ruben.
“Awalnya Ruben dilibatkan saat bicara dengan kontraktor. Namun lama-kelamaan, mungkin karena kesibukannya, Ruben tidak dilibatkan lagi dan Sarwendah yang berjalan sendiri dengan kontraktor,” kata Minola.
Rumah Dibeli Lunas sebelum Dijaminkan
Minola menjelaskan rumah Cilandak itu dibeli Ruben secara lunas. Sertifikat rumah kemudian dijaminkan untuk memperoleh fasilitas pinjaman bank.
Fasilitas pinjaman tersebut disebut bernilai Rp10,1 miliar dan digunakan untuk renovasi besar-besaran. Nilai pembayaran kepada kontraktor yang mencapai Rp11,1 miliar disebut lebih tinggi daripada nilai fasilitas pinjaman itu.
| Komponen Pembiayaan | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Pinjaman bank | Rp10,1 miliar | Diperoleh setelah sertifikat dijaminkan |
| Pembayaran kepada kontraktor | Rp11,1 miliar | Melalui 46 transfer Rp250 juta |
Belum Menerima Surat Pelelangan
Rumah tersebut juga dikaitkan dengan kabar mengenai cicilan kredit dan kemungkinan pelelangan. Minola mengatakan pihak Ruben belum menerima pemberitahuan resmi dari bank mengenai pelelangan.
Karena itu, isu pelelangan belum disertai pemberitahuan resmi yang diterima pihak Ruben. Perhatian terhadap rumah Cilandak kini mencakup aliran dana renovasi, status kepemilikan, serta perkembangan kreditnya.
Keterangan Minola menempatkan pembayaran Rp11,1 miliar kepada kontraktor sebagai salah satu pokok penjelasan dalam polemik tersebut. Di sisi lain, status fasilitas kredit bank masih menjadi bagian yang terus diperhatikan.






