Ultrahuman Ubah Data 60 Biomarker Menjadi Saran Instan, Tetap Jalan Tanpa Internet

Ultrahuman memperbarui aplikasi pelacak kesehatannya agar data dari puluhan indikator tubuh dapat diterjemahkan menjadi arahan singkat. Melalui pembaruan Emerald, pengguna dapat menerima saran tindakan berikutnya tanpa harus menelusuri banyak halaman statistik.

Sistem ini menghitung hingga 60 biomarker dan titik data dari catatan selama tujuh hari terakhir. Pemrosesannya dilakukan langsung di ponsel, sehingga status kesehatan dan rekomendasi tetap dapat diakses saat perangkat tidak terhubung ke internet.

Rekomendasi dibuat dari data tujuh hari

Data yang dianalisis mencakup tidur, pemulihan, variabilitas detak jantung atau HRV, suhu kulit, pergerakan, serta tingkat stres. Pelacakan glukosa juga dapat dimasukkan, tetapi pengguna memerlukan M2 Live untuk memakai data tersebut.

GSMArena melaporkan, rentang data yang lebih panjang membuat sistem tidak hanya mengandalkan satu hasil pengukuran harian. Pendekatan itu ditujukan untuk menyusun arahan yang lebih sesuai dengan kondisi pengguna dalam beberapa hari terakhir.

Sumber dataInformasi yang digunakanKeterangan
Ultrahuman RingTidur, pemulihan, HRV, suhu kulit, gerakan, stresMendapat pembaruan firmware
M2 LivePelacakan glukosaDiperlukan untuk memakai data glukosa
Perangkat pihak ketigaData kesehatan dan detak jantungMencakup Apple Watch, Whoop, Polar, Garmin, chest strap, dan AirPods

Indikator ringkas di layar utama

Perubahan paling terlihat pada pembaruan Emerald adalah hadirnya Ultra-Sphere, sebuah orb berwarna di tampilan utama aplikasi. Warna hijau pekat menunjukkan kondisi yang dinilai sangat baik, sedangkan amber menjadi tanda untuk memperlambat aktivitas dan memulihkan diri.

Orb tersebut tidak berhenti sebagai penanda visual karena juga dapat menampilkan instruksi singkat. Salah satu contoh yang ditampilkan adalah “Hydrate” untuk mengingatkan pengguna agar minum air.

Penjelasan lebih rinci dari arahan itu tersedia dalam daftar tindakan terbaik berikutnya di bawah tampilan utama. Dengan susunan tersebut, informasi kesehatan yang kompleks diringkas menjadi keputusan praktis yang lebih mudah dibaca di layar ponsel.

Mempertimbangkan situasi tiap pengguna

Ultrahuman menyatakan sistem dapat menyesuaikan saran berdasarkan profil dan konteks pengguna. Kondisi atlet, orang tua, jet lag, serta pola kerja shift malam termasuk situasi yang dapat diperhitungkan.

Penyesuaian ini penting karena satu indikator tubuh tidak selalu memiliki makna yang sama untuk setiap orang. Pengguna yang baru melakukan perjalanan lintas zona waktu, misalnya, dapat memperoleh arahan berbeda dibanding pengguna dengan rutinitas normal.

Pembaruan untuk cincin dan ekosistem

Bersamaan dengan aplikasi baru, perusahaan menyiapkan pembaruan firmware untuk Ultrahuman Ring. Firmware tersebut disebut meningkatkan akurasi pelacakan detak jantung dan membawa perubahan besar pada metode perhitungan VO2 Max.

Namun, Ultrahuman belum merinci angka peningkatan akurasi maupun perubahan teknis pada metode perhitungan VO2 Max. Perusahaan juga belum menjelaskan secara mendalam cara algoritme Ultra-Sphere mengolah data secara lokal di ponsel.

Aplikasi ini tidak terbatas pada cincin pintar milik Ultrahuman karena dapat menghimpun data dari Apple Watch, Whoop, Polar, Garmin, chest strap, dan AirPods. Pembaruan Emerald masih berstatus beta dan akses awalnya tersedia bagi pengguna iOS.

Baca Juga