Awal Kelam Enzo Maresca, Sejarah Community Shield Menyimpan Modal Man City

Enzo Maresca memulai era barunya di Manchester City dengan kekalahan 0-3 dari Arsenal di Community Shield. Skor tersebut menjadi pukulan awal yang keras, terutama ketika City tengah mencari keseimbangan setelah perubahan dalam skuad.

Di balik hasil buruk itu, Manchester City memiliki catatan yang dapat memberi optimisme. Tiga kekalahan mereka di Community Shield dalam tiga musim sebelumnya selalu berujung pada gelar Premier League.

Tantangan Maresca tidak berhenti pada hasil pertandingan melawan Arsenal. Kepergian Rodri disebut menciptakan lubang besar, sedangkan Anderson dan para pemain baru masih berada dalam proses adaptasi.

Tim membutuhkan waktu untuk menyesuaikan kebutuhan permainan di bawah susunan yang berubah. Kekalahan dari Arsenal memperlihatkan bahwa pekerjaan membangun keseimbangan tersebut harus segera dijalankan.

Arsenal Lebih Efektif

Arsenal menang pada Minggu (16/8) melalui tiga gol yang dicetak Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard. City tidak mampu membalas sehingga pertandingan berakhir dengan skor 3-0.

Kemenangan itu membuat Arsenal memulai laga dengan hasil yang meyakinkan. Sementara bagi City, Community Shield menjadi panggung evaluasi pertama dalam masa awal kepemimpinan Maresca.

Namun, hasil di ajang ini tidak selalu menjadi gambaran perjalanan sebuah tim di kompetisi liga. Pengalaman City pada beberapa musim terakhir menunjukkan bahwa kegagalan pada laga pembuka dapat direspons dengan performa yang jauh lebih konsisten.

Tiga Kekalahan yang Berakhir Gelar

Data yang dikutip sport.detik.com dari Mirror mencatat tiga kekalahan Community Shield yang dialami City. Dalam masing-masing musim itu, City tetap mengakhiri kompetisi dengan status juara Premier League.

MusimLawan di Community ShieldHasil City
2021/22Leicester CityJuara Premier League
2022/23LiverpoolJuara Premier League
2023/24ArsenalJuara Premier League

Leicester City menjadi lawan yang mengalahkan City pada musim 2021/22. City lalu bangkit dan mengangkat trofi Liga Inggris pada akhir musim.

Pola itu kembali terjadi ketika Liverpool mengalahkan City pada Community Shield 2022/23. Arsenal pun pernah menorehkan kemenangan serupa pada 2023/24, sebelum City kembali menjadi juara liga.

Rangkaian tersebut menjelaskan mengapa kekalahan terbaru tidak otomatis menutup peluang Manchester City. Meski begitu, situasi musim ini memiliki beban tersendiri karena perubahan personel dan pendekatan pada era Maresca.

Persaingan Musim Baru

Premier League musim 2026/27 diperkirakan berlangsung ketat dengan banyak manajer baru. Kondisi itu membuat catatan masa lalu tidak cukup untuk menjamin hasil yang sama pada akhir musim.

Manchester City perlu memperbaiki hasil pertandingan sekaligus mempercepat adaptasi pemain-pemainnya. Respons setelah kekalahan dari Arsenal akan menjadi bagian penting dalam upaya mereka menjaga persaingan di Liga Inggris.

Community Shield akhirnya hanya menjadi ujian awal bagi Maresca dan skuadnya. City masih memiliki musim panjang untuk membuktikan apakah pola bangkit setelah kalah dapat kembali terulang.

Baca Juga