Saat Api Menjalar Cepat di Kayutanam, Pedagang Kehilangan Usaha dan Rumah

Enam keluarga kehilangan tempat tinggal setelah kebakaran melalap sedikitnya 15 petak kios di Pasar Kayutanam, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman. Para penghuni kios tidak hanya kehilangan rumah, tetapi juga barang dagangan, pakaian, perabot, dan kebutuhan sehari-hari.

Kebakaran yang terjadi pada 22/7 itu menimbulkan kerugian sementara sekitar Rp2,5 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi seorang warga sempat mengalami sesak napas karena asap tebal dan telah ditangani secara medis.

Salah satu keluarga terdampak adalah Clara Sinta Dewi, pedagang santan kelapa. Saat api mendekati kios yang juga menjadi tempat tinggalnya, ia mengatakan hanya sempat menyelamatkan kedua anaknya.

“Saat itu saya sedang menidurkan bayi dan menemani anak saya yang masih balita. Begitu mendengar teriakan warga, saya langsung menyelamatkan kedua anak saya. Semua barang dagangan, pakaian, dan perabot habis terbakar,” ujar Clara Sinta Dewi.

Kios Berdempetan Mempercepat Perambatan Api

Api diduga berawal dari kebocoran tabung gas yang memicu ledakan kompor pada salah satu warung. Kobaran kemudian menjalar ke deretan kios yang berdempetan dan membakar bangunan beserta isinya dalam waktu singkat.

Penyebab pasti kebakaran masih menunggu penyelidikan aparat berwenang. Pendataan korban serta nilai kerugian juga terus dilakukan oleh pemerintah daerah.

Petugas gabungan membutuhkan hampir tiga jam untuk mengendalikan api. Menurut laporan mediaindonesia.com, kebakaran dipastikan padam sepenuhnya sekitar pukul 13.00 WIB.

Daerah AsalJumlah ArmadaKeterangan
Padang Pariaman5 unitArmada awal
Kota Pariaman2 unitDukungan pemadaman
Padang Panjang1 unitDukungan pemadaman
Bukittinggi, Tanah Datar, dan AgamMasing-masing 1 unitDukungan pemadaman

Armada dari sejumlah daerah dikerahkan untuk mempercepat pemadaman di area pasar. Kesigapan petugas membantu mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, memastikan tidak ada warga yang meninggal. Petugas juga memberikan penanganan kepada warga yang terdampak asap selama kebakaran berlangsung.

Pemulihan Usaha dan Kebutuhan Darurat

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meninjau lokasi setelah api dipadamkan. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyiapkan pembersihan puing, posko darurat, dapur umum, bantuan kebutuhan pokok, dan pakaian bagi warga terdampak.

Pemerintah daerah berkoordinasi dengan pemerintah nagari, instansi terkait, dan berbagai pihak dalam penanganan pascakebakaran. Koordinasi tersebut juga diarahkan untuk membantu para pedagang kembali menjalankan kegiatan usaha.

“Kami turut berduka atas musibah ini. Pemerintah daerah akan memastikan seluruh kebutuhan darurat korban terpenuhi dan proses penanganan dilakukan secepat mungkin,” kata John Kenedy Azis.

Selama masa tanggap darurat, kebutuhan bantuan bagi korban masih didata. Pemerintah daerah akan melanjutkan pelayanan bagi warga dan pedagang sambil menunggu hasil penyelidikan resmi mengenai sumber kebakaran.

Baca Juga