AMMN mencatat kenaikan bobot paling menonjol dalam evaluasi mayor Kompas100. Bobot Amman Mineral Internasional melonjak dari 3,14 persen menjadi 4,10 persen.
Kenaikan tersebut terjadi ketika jumlah saham AMMN yang dipakai untuk penghitungan indeks bertambah dari 13,77 miliar menjadi 16,51 miliar lembar. Evaluasi ini sekaligus menggeser bobot sejumlah emiten besar dan mengganti sembilan konstituen indeks.
Emiten dengan Bobot Menguat
| Saham | Bobot Lama | Bobot Baru | Keterangan |
|---|---|---|---|
| AMMN | 3,14% | 4,10% | Jumlah saham naik menjadi 16,51 miliar |
| ASII | 4,80% | 5,18% | Jumlah saham indeks berkurang |
| ANTM | 1,39% | 1,52% | Jumlah saham tetap 8,37 miliar |
| BRMS | 2,21% | 2,62% | Bobot meningkat |
| BRPT | 2,42% | 2,65% | Bobot meningkat |
| BUMI | 1,52% | 1,73% | Jumlah saham naik menjadi 160,60 miliar |
Kenaikan bobot juga dialami GOTO dari 2,20 persen menjadi 2,35 persen. CUAN bertambah dari 0,69 persen menjadi 0,93 persen, sedangkan INDF naik dari 1,58 persen menjadi 1,73 persen.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami pengurangan bobot. ADRO turun tipis dari 1,14 persen menjadi 1,13 persen, sementara BSDE melemah dari 0,19 persen menjadi 0,14 persen.
HEAL turun dari 0,36 persen menjadi 0,32 persen dan EMTK dari 0,48 persen menjadi 0,43 persen. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa evaluasi tidak hanya ditentukan oleh pergantian anggota indeks.
Bank Besar Kini Berbobot 9 Persen
Kelompok bank besar juga mengalami penyesuaian yang signifikan. BBCA dan BBRI masing-masing turun ke bobot 9,00 persen, sedangkan BMRI naik ke tingkat yang sama.
| Saham | Jumlah Saham Lama | Jumlah Saham Baru | Bobot Baru |
|---|---|---|---|
| BBCA | 32,08 miliar | 24,39 miliar | 9,00% |
| BBRI | 63,86 miliar | 51,18 miliar | 9,00% |
| BMRI | 36,18 miliar | 34,94 miliar | 9,00% |
| BBNI | 14,37 miliar | 14,26 miliar | 3,02% |
| BBTN | 4,90 miliar | 4,88 miliar | 0,36% |
Bobot BBCA sebelumnya sebesar 10,87 persen dan BBRI 10,31 persen. BMRI justru meningkat dari 8,56 persen menjadi 9,00 persen, sementara BBNI dan BBTN turut membukukan kenaikan bobot.
Komposisi Baru Kompas100
Perubahan peta bobot tersebut terjadi bersamaan dengan masuknya BFIN, BIPI, BNBR, COIN, EMAS, GGRM, LSIP, MINA, dan RMKE ke Kompas100. Sebagai gantinya, BREN, BTPS, DSSA, FILM, HMSP, INTP, MTEL, SIDO, dan TCPI keluar dari indeks.
EMAS memperoleh bobot awal 1,17 persen, tertinggi dari pendatang baru yang rinciannya dipublikasikan. BFIN memiliki bobot 0,30 persen, BIPI 0,27 persen, BNBR 0,38 persen, COIN 0,29 persen, GGRM 0,33 persen, dan LSIP 0,22 persen.
PT Bursa Efek Indonesia mencantumkan hasil evaluasi itu dalam Lampiran 4 Pengumuman BEI Nomor Peng-00148/BEI.POP/07-2026 tertanggal 27 Juli 2026. Komposisi dan bobot berlaku dari 3 Agustus 2026 hingga Januari 2027, sedangkan jumlah saham untuk penghitungan indeks berlaku sampai 30 Oktober 2026.






