Jose Mourinho menilai sejumlah pemain Real Madrid terlalu dimanjakan setelah menerima tiga permintaan yang disampaikan Iker Casillas. Penilaian itu kemudian menjadi bagian penting dari retaknya hubungan Mourinho dengan kapten tim tersebut.
Tiga isu yang membekas bagi Mourinho berkaitan dengan tambahan libur, jadwal latihan, dan kebiasaan menginap sebelum pertandingan. Cerita itu diungkapkan pelatih Portugal tersebut dalam seri dokumenter Netflix.
Tambahan Libur untuk Pemain Tim Nasional
Permintaan pertama yang diingat Mourinho datang saat Casillas meminta tambahan masa libur bagi para pemain tim nasional. “Hal pertama yang dia sampaikan kepada saya adalah, ‘Saya datang untuk meminta tambahan waktu libur bagi para pemain tim nasional,’” ungkap Mourinho.
Bagi Mourinho, permintaan itu memberi gambaran awal tentang suasana skuad yang ia tangani. Ia memandang kelonggaran seperti itu tidak sejalan dengan tuntutan yang ingin diberlakukan di dalam tim.
Jadwal Latihan dan Aturan Menginap
Pembicaraan kedua menyangkut waktu latihan Real Madrid. Casillas disebut meminta sesi latihan ditunda satu jam dengan alasan lalu lintas Madrid padat, meski Mourinho telah menetapkan jadwal latihan.
Mourinho menolak pola permintaan tersebut karena waktu mulai sesi sudah direncanakan. Ia melihat disiplin jadwal sebagai unsur yang tidak dapat dikompromikan dalam pengelolaan tim.
Percakapan ketiga berkaitan dengan persiapan menjelang laga. Casillas menyampaikan bahwa para pemain tidak ingin menginap di hotel dan memilih bertemu pada hari pertandingan sebelum langsung pergi ke stadion.
“Pada percakapan ketiga, ia mengatakan bahwa mereka tidak ingin menginap di hotel dan lebih memilih untuk bertemu pada hari pertandingan dan langsung menuju stadion,” kata Mourinho. Ia menegaskan bahwa tiga percakapan itu membuatnya menilai para pemain Madrid saat itu terlalu manja.
Casillas Akhirnya Kehilangan Posisi Utama
Dampak perselisihan itu terlihat pada posisi Casillas di tim utama. Setelah lama menjadi penjaga gawang andalan dan kapten, ia tersisih pada Januari 2013.
Penurunan performa dan cedera juga disebut menjadi faktor dalam perubahan tersebut. Mourinho lalu memberikan kepercayaan kepada Diego Lopez untuk menjadi kiper utama.
| Periode | Kedudukan Casillas | Fakta Penting |
|---|---|---|
| 2010-2013 | Kiper dan kapten Real Madrid | 136 penampilan di bawah Mourinho |
| Dua setengah musim pertama | Pilihan utama | Menjadi kiper utama tim |
| Januari 2013 | Dicadangkan | Diego Lopez menggantikan perannya |
Keputusan itu memperlihatkan cara Mourinho menangani ruang ganti. Baginya, reputasi besar maupun jabatan kapten tidak dapat mengesampingkan pertimbangan teknis dan disiplin tim.
Rekor Madrid pada Masa Mourinho
Masa kepelatihan Mourinho di Real Madrid tidak hanya diwarnai ketegangan dengan Casillas. Ia juga mempersembahkan gelar Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Madrid mencatatkan musim Liga Spanyol 2011-2012 yang kuat dengan 100 poin dan 121 gol. Prestasi itu memperlihatkan hasil dari pendekatan Mourinho yang keras terhadap standar tim.
Pada musim panas 2026, Mourinho kembali ke Spanyol untuk melatih Real Madrid dengan skuad baru yang disebut memiliki Bernardo Silva, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, dan Yang Diomande. Kisah Casillas tetap menjadi salah satu contoh paling jelas dari ketegasannya dalam mengambil keputusan sulit.






