Mata Bisa Bermasalah Tanpa Gejala, 7 Kebiasaan Penting bagi Usia 50 Tahun

Kebutuhan cahaya yang lebih besar saat membaca merupakan salah satu perubahan yang dapat muncul setelah usia 50 tahun. Pupil mengecil secara alami seiring bertambahnya usia, sehingga cahaya yang masuk ke mata ikut berkurang.

Perubahan sehari-hari seperti ini perlu disertai perhatian terhadap kondisi yang tidak selalu terlihat. Sejumlah penyakit mata dapat berkembang tanpa gejala awal, meskipun penglihatan masih terasa jelas.

Glaukoma, degenerasi makula terkait usia, dan retinopati diabetik termasuk gangguan yang perlu diwaspadai. Pemeriksaan teratur dan kebiasaan yang mendukung mata dapat membantu mengenali maupun mengurangi faktor yang mengganggu kenyamanan penglihatan.

No.KebiasaanDukungan bagi mata
1Memeriksa mata secara berkalaMengenali gangguan tanpa gejala awal.
2Memeriksa retinaMengamati tanda pada pembuluh darah tubuh.
3Mewaspadai mata berairMengenali kemungkinan mata kering.
4Memakai lensa bacaMembantu melihat benda dekat.
5Mengatur pola makanMemberikan nutrisi pendukung mata.
6Memilih pelindung UVMelindungi mata saat berada di luar ruangan.
7Menata sumber cahayaMeningkatkan kenyamanan kegiatan detail.

1. Lakukan pemeriksaan mata berkala

Pemeriksaan Mata Berkala menjadi langkah utama karena ketajaman penglihatan saja tidak cukup untuk menilai kondisi mata. Karen Allison menyebut beberapa penyakit serius tidak langsung mengubah kemampuan melihat pada tahap awal.

Pemeriksaan mata menyeluruh dianjurkan setiap satu hingga dua tahun. Orang dengan diabetes, hipertensi, riwayat keluarga glaukoma, atau riwayat operasi mata dapat memerlukan pemeriksaan yang lebih sering.

2. Pahami arti pemeriksaan retina

Retina memungkinkan dokter melihat pembuluh darah tanpa prosedur invasif. Karena itu, pemeriksaan mata dapat memberi informasi yang melampaui penilaian penglihatan dekat dan jauh.

Parres Wright menjelaskan bahwa tanda awal risiko stroke, diabetes tipe 2, dan hipertensi kerap muncul pada mata sebelum keluhan lain tampak. Pemeriksaan retina dapat membantu dokter melihat gambaran kesehatan pembuluh darah secara umum.

3. Jangan anggap mata berair selalu normal

Mata Kering tidak selalu muncul sebagai rasa kering pada permukaan mata. Mata berair, rasa lelah, sensitivitas terhadap cahaya, sakit kepala, serta penglihatan kabur atau berubah-ubah juga dapat menjadi keluhannya.

Penggunaan komputer dapat memperburuk keluhan karena membuat seseorang lebih jarang berkedip. Udara dari kipas angin dapat mempercepat penguapan air mata, sementara cahaya fluoresen bisa terasa lebih mengganggu, menurut Melissa Toyos.

4. Manfaatkan kacamata baca saat diperlukan

Presbiopia adalah perubahan alami yang membuat aktivitas melihat objek dekat menjadi lebih sulit seiring usia bertambah. Kacamata baca dapat membantu saat membaca atau melakukan pekerjaan jarak dekat.

Ashley Deemer menjelaskan penggunaan kacamata baca tidak membuat mata bergantung. Lensa baca juga tidak memperburuk kemampuan mata untuk melihat dekat.

5. Perkuat menu harian

Bayam dan sayuran berdaun hijau lain mengandung lutein serta zeaxanthin yang mendukung Nutrisi untuk Mata. Sayuran berwarna-warni, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga dapat dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari.

Ikan berlemak seperti salmon dan sarden menyediakan omega-3. Kandungan itu disebut membantu mengurangi peradangan sekaligus mendukung produksi air mata.

6. Pastikan kacamata hitam memiliki perlindungan UV

Paparan sinar ultraviolet perlu diantisipasi sepanjang tahun, termasuk saat langit tidak terlalu cerah. Paparan UV dapat mempercepat katarak, degenerasi makula terkait usia, dan kanker kulit pada kelopak mata.

Pilih kacamata hitam dengan label “100 persen UV protection” atau “UV400”. Perlindungan tersebut menjadikan kacamata hitam lebih dari sekadar pelengkap penampilan.

7. Atur arah cahaya di rumah

Saat membaca atau melakukan pekerjaan yang memerlukan ketelitian, sumber cahaya sebaiknya ditempatkan di belakang tubuh. Cahaya yang datang dari posisi itu membantu menghindari sorotan langsung dari depan.

Penataan pencahayaan rumah merupakan penyesuaian sederhana yang dapat meningkatkan kenyamanan mata dalam aktivitas harian. Kebiasaan ini relevan ketika kebutuhan cahaya bertambah setelah memasuki usia 50 tahun.

Baca Juga