Pemerintah menyiapkan dua agenda besar layanan kesehatan pada 2027, yaitu perbaikan 10.000 puskesmas dan pembangunan 514 Labkesmas. Kedua program tersebut ditargetkan selesai paling lambat pada 2030.
Untuk pembenahan puskesmas, anggaran yang disiapkan mencapai Rp4 miliar per unit. Program ini mencakup fasilitas kesehatan yang tersebar di 7.285 kecamatan.
Pembangunan laboratorium diarahkan ke tingkat kabupaten dan kota. Jumlah 514 Labkesmas yang direncanakan sama dengan jumlah kabupaten dan kota yang disebut dalam program.
Memperkuat Jaringan dari Kecamatan hingga Nasional
Labkesmas menjadi bagian dari jaringan laboratorium kesehatan masyarakat yang tersusun dalam lima tingkatan. Puskesmas berada pada tier pertama, sehingga pembenahan fasilitas tingkat kecamatan berkaitan dengan lapisan awal sistem tersebut.
Kementerian Kesehatan mencatat terdapat 10.965 Labkesmas di Indonesia. Jaringan itu bergerak dari fasilitas di puskesmas menuju laboratorium rujukan regional dan nasional.
| Tingkatan | Jumlah Unit | Cakupan |
|---|---|---|
| Tier 1 | 10.374 unit | Kecamatan atau puskesmas |
| Tier 2 | 514 unit | Labkesda kabupaten atau kota |
| Tier 3 | 38 unit | Labkesda provinsi |
| Tier 4 | 21 unit | Laboratorium rujukan regional |
| Tier 5 | 2 unit | Rujukan nasional |
Dua laboratorium pada tier nasional adalah Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan di Jakarta dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan di Salatiga. Penambahan 514 unit baru akan memperkuat lapisan laboratorium di kabupaten dan kota.
Anggaran untuk Fasilitas Layanan Dasar
Prabowo menyampaikan rencana perbaikan puskesmas dan pembangunan laboratorium dalam pidato nota keuangan serta RUU APBN 2027. Agenda ini menempatkan fasilitas kesehatan dasar sebagai salah satu fokus layanan hingga tingkat kecamatan.
Data Dashboard Puskesmas Kementerian Kesehatan menunjukkan Indonesia memiliki 10.292 puskesmas. Sasaran 10.000 unit berarti program perbaikan mencakup sebagian besar fasilitas yang ada.
Badan Pusat Statistik mengelompokkan puskesmas menjadi dua kategori layanan utama. Kategori tersebut membedakan fasilitas yang menyediakan perawatan sementara dengan layanan kesehatan jalan atau harian.
| Kategori | Jumlah Unit | Pelayanan |
|---|---|---|
| Rawat inap | 4.275 unit | Perawatan inap sementara |
| Nonrawat inap | 6.025 unit | Kesehatan jalan atau harian |
Puskesmas rawat inap melayani pasien yang membutuhkan perawatan sementara. Puskesmas nonrawat inap berfokus pada layanan yang tidak memerlukan perawatan inap.
Rencana ini akan berjalan bertahap setelah anggaran 2027 disiapkan. Pemerintah belum mengumumkan lokasi 10.000 puskesmas yang diperbaiki maupun tahapan pembangunan setiap Labkesmas.
Rincian tersebut penting untuk menunjukkan persebaran pelaksanaan program di berbagai daerah. Informasi yang tersedia baru memuat jumlah sasaran, nilai anggaran per puskesmas, dan batas waktu penyelesaian hingga 2030.






