Tambahan enam pemain yang baru menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia memberi Persija Jakarta pilihan lebih luas di Thailand. Kehadiran mereka datang saat Shin Tae-yong menyiapkan susunan terbaik untuk diuji melawan Chiangrai United.
Uji coba kontra Chiangrai United pada 22 Agustus 2026 diproyeksikan menjadi tahapan paling penting dalam agenda tersebut. Persija ingin memakai laga itu untuk melihat kekuatan utama menjelang Super League 2026/2027.
Tambahan Kekuatan dari Timnas Indonesia
Enam pemain yang bergabung dengan Persija setelah Piala AFF 2026 adalah Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Muhammad Rayhan Hannan. Mereka menambah opsi di sejumlah lini saat tim menjalani pemusatan latihan.
Menurut Suara.com, keenam pemain tiba di Thailand pada Jumat, 14 Agustus 2026. Mereka masih berlatih secara terpisah dalam sesi latihan pada hari kedatangan tersebut.
Situasi itu membuat staf pelatih perlu memadukan pemain yang baru datang dengan skuad yang telah lebih dahulu berlatih. Pengujian dalam pertandingan menjadi bagian penting untuk melihat kesiapan kombinasi pemain tersebut.
Sebelum agenda di Thailand, Persija Jakarta telah memainkan lima laga di Piala Presiden 2026. Tim ibu kota mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Dua Laga dengan Sasaran Berbeda
Persija dijadwalkan menjalani dua pertandingan uji coba selama berada di Thailand. Police Tero akan menjadi lawan pertama, sebelum Chiangrai United dihadapi tiga hari kemudian.
| Agenda Uji Coba | Tanggal | Sasaran Utama |
|---|---|---|
| Melawan Police Tero | 19 Agustus 2026 | Menata kerja sama, latihan tim, dan taktik |
| Melawan Chiangrai United | 22 Agustus 2026 | Menguji susunan pemain terbaik |
Shin Tae-yong menempatkan pertandingan melawan Police Tero pada 19 Agustus 2026 sebagai kesempatan menyelaraskan permainan. Tahap ini ditujukan untuk melihat penerapan latihan tim dan taktik sebelum komposisi yang lebih kuat dicoba.
“Jadi pada 19 Agustus 2026, kami akan menyelaraskan kerja sama tim, latihan tim, dan latihan taktik terlebih dahulu,” ujar Shin Tae-yong dalam keterangan resminya. Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga mengonfirmasi adanya rotasi pada kedua pertandingan.
Rotasi memberi peluang kepada para pemain untuk tampil dalam kondisi persaingan skuad yang makin terbuka. Pada saat yang sama, kebijakan itu menyediakan bahan evaluasi bagi pelatih dalam memilih pemain untuk laga berikutnya.
Ujian Menjelang Laga Pembuka Liga
Fokus paling besar kemudian diarahkan ke pertandingan melawan Chiangrai United. Shin Tae-yong menyatakan Persija berencana mencoba bermain dengan susunan pemain terbaik pada laga 22 Agustus 2026.
“Kemungkinan pada 22 Agustus 2026 saat melawan Chiangrai, kami berencana mencoba bermain dengan susunan pemain terbaik,” katanya. Pilihan itu akan menunjukkan seberapa jauh kesiapan skuad setelah menjalani pemusatan latihan.
Persija dijadwalkan memulai Super League 2026/2027 dengan menghadapi Borneo FC Samarinda pada 5 September 2026. Dua pertandingan di Thailand menjadi ruang terakhir untuk membenahi kerja sama tim sebelum jadwal tersebut.
Bagi Shin Tae-yong, proses ini bukan hanya soal menentukan sebelas pemain awal. Kesiapan seluruh anggota skuad, termasuk pemain yang baru bergabung dari Timnas Indonesia, diperlukan agar Persija memiliki pilihan yang memadai saat kompetisi dimulai.
Laga melawan Chiangrai United pada akhirnya akan menjadi gambaran awal mengenai arah komposisi Persija. Hasil evaluasi dari pertandingan itu dapat digunakan untuk menyiapkan tim menghadapi Borneo FC Samarinda pada awal musim.






