Awalan huruf “i” pada iPhone membawa warisan gagasan Apple yang jauh lebih luas daripada sekadar koneksi internet. Steve Jobs mengaitkannya dengan lima konsep yang mencakup kebutuhan personal, pendidikan, informasi, hingga inspirasi.
Makna tersebut pertama kali dipaparkan saat Apple memperkenalkan iMac G3 pada 6 Mei 1998. iPhone baru hadir pada 2007, tetapi memakai bahasa penamaan yang telah dibangun hampir satu dekade sebelumnya.
Lima makna di balik huruf “i”
Dalam presentasi iMac G3, Jobs menjelaskan bahwa huruf “i” tidak hanya berarti internet. Apple juga menempatkan empat gagasan lain sebagai bagian dari identitas perangkat tersebut.
| Makna | Peran pada iMac G3 |
|---|---|
| Internet | Menekankan kemudahan pengguna terhubung ke internet. |
| Individual | Menunjukkan posisi iMac sebagai komputer pribadi. |
| Instruct | Menggambarkan fungsi perangkat untuk instruksi dan pembelajaran. |
| Inform | Mendukung pengguna mendapatkan informasi melalui internet. |
| Inspire | Mencerminkan harapan agar perangkat memicu lahirnya produk yang lebih baik. |
Arti internet menjadi paling menonjol karena iMac G3 dipasarkan sebagai komputer yang memudahkan akses ke dunia maya. Pada akhir 1990-an, kemampuan tersebut belum menjadi hal yang umum tersedia pada setiap komputer.
Jobs menempatkan iMac sebagai jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan komputer dengan akses internet yang sederhana. Produk itu juga dipresentasikan sebagai perpaduan antara kegembiraan internet dan kemudahan memakai Macintosh.
Bukan hanya soal konektivitas
Makna individual menguatkan posisi Apple di pasar komputer pribadi. iMac G3 dirancang sebagai perangkat mandiri dengan desain yang menonjol dan mudah dikenali.
Sementara itu, instruct berkaitan dengan pemanfaatan komputer untuk pendidikan. Akses internet diharapkan dapat membantu pengguna mengikuti instruksi serta menjangkau berbagai sumber pengetahuan.
Konsep inform menempatkan internet sebagai sarana memperoleh informasi. Penekanan itu membuat iMac G3 terasa relevan bagi pengguna yang baru mulai mengenal akses internet.
Makna terakhir, inspire, menunjukkan sisi ambisius dari gagasan tersebut. Jobs berharap desain dan pendekatan iMac G3 dapat mendorong orang membuat produk yang lebih baik pada masa depan.
Dari iMac G3 ke iPhone
Sebelum memakai nama iMac, Jobs disebut sempat menginginkan nama “MacMan” untuk komputer tersebut. Nama iMac kemudian diusulkan oleh Ken Segall, direktur kreatif biro iklan yang menangani produk Apple saat itu.
Usulan itu selaras dengan arah produk yang ingin ditonjolkan Apple. Huruf kecil “i” kemudian berkembang menjadi penanda yang melekat pada sejumlah perangkat dan layanan perusahaan.
Menurut catatan tekno.kompas.com, pola penamaan itu dipakai pada iPod, iPad, iTunes, iOS, iCloud, dan iPhone. Meski masing-masing berada dalam kategori berbeda, awalan yang sama membantu membentuk kesan satu ekosistem Apple.
Apple konsisten menulis huruf “i” dalam bentuk kecil, termasuk pada iPhone. Tidak ada penjelasan khusus yang disampaikan mengenai alasan perusahaan memilih bentuk huruf kecil tersebut.
Namun, penjelasan Steve Jobs pada peluncuran iMac G3 memberi konteks atas bertahannya awalan itu. Huruf sederhana tersebut sejak awal dimaksudkan untuk menyatukan konektivitas, kebutuhan personal, pembelajaran, informasi, dan inspirasi.






