5 Laptop AXIOO Pongo Mulai Rp14 Jutaan, Mana yang Siap Menangani Tugas Teknik?

Mahasiswa teknik yang mengerjakan rendering kompleks, simulasi, hingga komputasi AI dasar dapat mempertimbangkan AXIOO Pongo 755v2 dan Pongo 760v2. Dua model teratas ini membawa GPU RTX dengan memori 8GB serta menyediakan ruang peningkatan RAM dan SSD untuk kebutuhan proyek yang terus bertambah.

Namun, pilihan Pongo tidak hanya ditujukan untuk beban kerja paling berat karena lini ini dibuka dari Rp14.999.000. Tersedia lima model dengan kombinasi prosesor Intel H-series dan GPU NVIDIA RTX yang berbeda untuk CAD, pemrograman, visualisasi arsitektur, serta pengolahan data.

ModelHarga MulaiProsesorGPU
AXIOO Pongo 535Rp14.999.000Intel Core i5-13420HNVIDIA GeForce RTX 3050
AXIOO Pongo 735Rp15.499.000Intel Core i7-13620HNVIDIA GeForce RTX 3050
AXIOO Pongo 750Rp16.899.000Intel Core i7-13620HNVIDIA GeForce RTX 4050
AXIOO Pongo 755v2Rp17.599.000Intel Core i7-13700HNVIDIA GeForce RTX 5050
AXIOO Pongo 760v2Rp19.499.000Intel Core i7-13620HNVIDIA GeForce RTX 4060

Perbedaan antarmodel perlu dibaca berdasarkan perangkat lunak yang paling sering digunakan, bukan hanya dari harga awalnya. MATLAB dan Python dapat lebih mengandalkan CPU cepat, sedangkan SolidWorks serta Revit membutuhkan dukungan grafis yang lebih kuat.

1. AXIOO Pongo 535

AXIOO Pongo 535 menjadi pilihan awal dengan Intel Core i5-13420H berkonfigurasi 8 core dan 12 thread, RAM DDR4 16GB, serta SSD NVMe 512GB. Kombinasi RTX 3050 dan layar 15,6 inci FHD 144Hz mendukung AutoCAD 2D atau 3D, SketchUp, MATLAB, serta coding ringan.

Model ini relevan bagi mahasiswa teknik sipil, mesin, elektro, dan informatika yang memerlukan grafis diskret tanpa naik ke rentang harga lebih tinggi. Layar 144Hz juga dapat membantu navigasi model tiga dimensi terasa lebih lancar.

2. AXIOO Pongo 735

AXIOO Pongo 735 menggunakan Intel Core i7-13620H dengan 10 core dan 16 thread, sementara pengolah grafisnya tetap RTX 3050. RAM DDR4 16GB dapat ditingkatkan sampai 64GB, sedangkan SSD NVMe 512GB dapat diperluas hingga 2TB.

Kapasitas ekspansi tersebut penting untuk pengguna yang biasa menjalankan Visual Studio, peramban, Zoom, dan Excel secara bersamaan. Perangkat ini dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin mempertahankan satu laptop hingga masa kuliah selesai.

3. AXIOO Pongo 750

AXIOO Pongo 750 memadukan Intel Core i7-13620H dengan RTX 4050, RAM DDR4 16GB, dan SSD NVMe 512GB Gen 4. Laptop ini memakai panel IPS 15,6 inci FHD dengan refresh rate 144Hz.

RTX 4050 memberi peningkatan kemampuan untuk rendering waktu nyata pada Blender, Lumion, dan D5 Render. Karena itu, Pongo 750 lebih sesuai bagi mahasiswa arsitektur, desain produk, atau teknik sipil yang banyak membuat visualisasi.

4. AXIOO Pongo 755v2

AXIOO Pongo 755v2 membawa Intel Core i7-13700H dengan 14 core dan 20 thread serta RTX 5050 8GB GDDR7 berdaya 115W. Konfigurasinya mencakup RAM DDR5 16GB yang dapat ditingkatkan hingga 64GB dan dua slot M.2 NVMe.

Layar 16 inci beresolusi 1920 x 1200 dengan refresh rate 165Hz menyediakan bidang kerja lebih luas untuk coding maupun desain. Perangkat ini ditujukan untuk simulasi teknik, rendering kompleks, komputasi AI dasar, dan pengerjaan proyek akhir.

5. AXIOO Pongo 760v2

AXIOO Pongo 760v2 ditempatkan sebagai opsi tertinggi dengan Intel Core i7-13620H dan RTX 4060 8GB GDDR6 berdaya 100W. Kapasitas bawaannya terdiri dari RAM DDR4 16GB dan SSD NVMe 512GB, dengan peningkatan hingga 64GB untuk RAM serta 2TB untuk penyimpanan.

Panel IPS 15,6 inci FHD 144Hz melengkapi perangkat untuk pemodelan tiga dimensi kompleks, deep learning ringan, dan pekerjaan rekayasa perangkat lunak yang berat. Mahasiswa yang menyiapkan laptop untuk masa kuliah hingga pekerjaan pertama dapat memasukkan model ini dalam pertimbangan.

Mobilitas juga perlu dihitung karena Pongo 535 dan Pongo 735 disebut lebih ringan daripada Pongo 755v2 serta Pongo 760v2. Pilihan RAM dan SSD yang dapat ditingkatkan menjadi faktor penting agar laptop tetap memadai selama empat sampai lima tahun penggunaan.

Baca Juga