441 Ribu Pelanggan Flores Kembali Terang, PLN Masih Kejar Perbaikan Gardu Distribusi

Sekitar 441 ribu pelanggan di wilayah terdampak gempa di Flores kembali mendapatkan aliran listrik. Pemulihan itu berlangsung setelah PLN menormalkan seluruh gardu induk yang terdampak gempa magnitudo 7,7 di Laut Flores.

Meski pasokan telah kembali menjangkau ratusan ribu pelanggan, perbaikan belum sepenuhnya selesai. Jaringan distribusi yang terkena longsoran dan patahan tiang masih membutuhkan penanganan secara bertahap.

Hingga pukul 18.30 WITA, 11 gardu induk terdampak telah kembali normal. Pemulihan fasilitas utama tersebut menjadi tahapan penting untuk menghidupkan kembali penyaluran daya ke daerah terdampak.

Distribusi Menjadi Tahap Berikutnya

PLN mencatat 3.478 gardu distribusi terdampak dalam gangguan kelistrikan pascagempa. Dari jumlah itu, 2.723 gardu telah kembali beroperasi.

Perbedaan antara jumlah gardu terdampak dan yang sudah beroperasi menunjukkan pekerjaan lapangan masih berlangsung. Petugas melakukan penyisiran untuk memeriksa titik kerusakan dan memperbaiki infrastruktur secara aman.

InfrastrukturData PemulihanStatus
Gardu Induk11 dari 11 unitNormal
Gardu Distribusi2.723 dari 3.478 unitBeroperasi kembali
PelangganSekitar 441 ribuKembali mendapat listrik

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur mengerahkan seluruh sumber daya ke lokasi terdampak. Percepatan pemulihan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel di tengah kondisi jaringan yang mengalami kerusakan.

Pasokan untuk Layanan Dasar

Fasilitas vital menjadi prioritas dalam pemulihan kelistrikan, terutama rumah sakit dan fasilitas transportasi. Pasokan listrik yang andal dibutuhkan agar layanan publik dan penanganan bencana dapat berlangsung tanpa gangguan berkepanjangan.

RSUD Bajawa telah dipastikan menerima pasokan listrik yang stabil. Listrik di rumah sakit dibutuhkan untuk mendukung perawatan intensif, tindakan bedah darurat, serta pelayanan kepada korban gempa.

Direktur RSUD Bajawa Heronimus Due menilai keandalan listrik berkaitan langsung dengan keselamatan pasien. Ia menyampaikan bahwa kondisi kelistrikan rumah sakit tetap terkendali sejak gempa terjadi.

“Terima kasih untuk PLN. Sejak kejadian gempa hingga saat ini, kondisi kelistrikan rumah sakit tetap terkendali dan stabil,” ujar Heronimus.

Pasokan yang terjaga membantu pelayanan pasien dengan kondisi gawat janin dan korban patah tulang akibat gempa. Bandar udara juga menjadi salah satu titik yang diprioritaskan untuk menjaga mobilitas layanan penting.

General Manager PLN UIW Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, mengatakan seluruh tim terus bekerja di lapangan hingga sistem pulih sepenuhnya. Menurutnya, pemulihan fasilitas vital didahulukan agar layanan dasar masyarakat tetap berjalan.

“Seluruh tim PLN bekerja tanpa henti di lapangan. Kami mengutamakan pemulihan fasilitas vital terlebih dahulu agar penanganan bencana dan layanan dasar kepada masyarakat dapat berjalan normal,” tegas Eko dalam keterangan tertulis.

Masyarakat dapat memantau perkembangan kondisi kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. Informasi lebih lanjut juga tersedia melalui Contact Center PLN 123.

Baca Juga