Bagi sejumlah siswa Sekolah Rakyat, tampil di hadapan Presiden Republik Indonesia menjadi pengalaman pertama dalam agenda nasional. Kesempatan itu datang ketika 100 pelajar membawakan lagu Hari Merdeka di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Penampilan tersebut menjadi bagian dari Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dihadiri Prabowo Subianto. Para siswa bernyanyi bersama Paduan Suara Nasional Gita Bahana Nusantara.
Kesempatan Menunjukkan Bakat
Raisya Putri Ahmad dari SRT 4 DKI Jakarta mengaku bahagia memperoleh kesempatan tampil setelah menjalani latihan intensif selama dua minggu. “Senang, bahagia, dan excited banget karena kapan lagi bisa ke sini,” ujar Raisya.
Ia menyebut panggung tersebut sebagai ruang untuk memperlihatkan kemampuan yang selama ini dimilikinya. “Di sini aku bisa tampil di depan semua orang dengan percaya diri. Terus bisa menunjukkan bakat aku yang selama ini terpendam,” kata Raisya.
Raisya juga menyampaikan terima kasih kepada Prabowo Subianto atas pembentukan Sekolah Rakyat. Menurut dia, sekolah tersebut membuat para siswa dapat bangkit dan kembali memulai mimpi mereka.
Ridho Rudiyansyah, yang juga bersekolah di SRT 4 DKI Jakarta, merasakan hal serupa. “Senang banget, karena baru pertama kali,” kata Ridho mengenai keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.
Peserta dari Berbagai Daerah
Seluruh peserta berasal dari Sekolah Rakyat di sejumlah daerah Indonesia dan disatukan dalam satu formasi paduan suara. Mereka tampil menggunakan seragam safari, topi baret, dan lencana identitas sekolah sambil membawa bendera Merah Putih kecil.
Latihan awal berlangsung di daerah masing-masing sepanjang Agustus. Persiapan kemudian dilanjutkan dengan dua latihan terpadu serta gladi bersih dua hingga tiga kali di Jakarta.
Di balik penampilan bersama itu, tujuh siswa membawa prestasi pada tingkat nasional dari bidang yang beragam. Capaian mereka mencakup matematika, sains, karya tulis ilmiah, silat, biologi, dan paduan suara.
| Pelajar | Daerah Sekolah | Prestasi |
|---|---|---|
| Akbar Farrel Areva | Bekasi | Medali emas Olimpiade Tingkat Nasional OSSN Matematika |
| Ajeng Irma Azil Liyah | Palembang | Medali emas Kompetensi Sains Nusantara |
| Agustina Ramadani | Samarinda | Medali perak Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional |
| Zahira Al Zahra | Lombok Barat | Medali emas Ariska Championship 2026 cabang silat |
| Salwa Dzakila Asmar | Makassar | Medali emas Olimpiade Nasional Indonesia 15 bidang Biologi |
| Fahrani Ramadhani | Makassar | Medali emas Olimpiade Nasional Indonesia 15 bidang Matematika |
| Ribka Elisabeth Rumpampam | Jayapura | Juara 3 Paduan Suara Festival Senandung Anak Bangsa |
Tujuh Capaian Nasional
Akbar Farrel Areva merupakan siswa SRMA 13 Bekasi, sedangkan Ajeng Irma Azil Liyah bersekolah di SRMA 7 Palembang. Keduanya sama-sama meraih medali emas, masing-masing pada Olimpiade Tingkat Nasional OSSN Matematika dan Kompetensi Sains Nusantara.
Agustina Ramadani dari SRMA Kota Samarinda memperoleh medali perak Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional. Zahira Al Zahra dari SRMP 18 Lombok Barat menjadi peraih medali emas cabang silat dalam Ariska Championship 2026.
Salwa Dzakila Asmar dan Fahrani Ramadhani dari SRMA 26 Makassar meraih medali emas pada Olimpiade Nasional Indonesia 15. Salwa berprestasi di bidang Biologi, sedangkan Fahrani pada bidang Matematika.
Ribka Elisabeth Rumpampam dari SRMA 29 Jayapura tercatat sebagai juara 3 Paduan Suara Festival Senandung Anak Bangsa. Penampilan di Istana Merdeka pun mempertemukan pencapaian para siswa tersebut dengan perayaan kemerdekaan dalam satu panggung bersama.






