Pertemuan Manchester United dan AC Milan di Wroclaw mempertemukan dua kondisi pramusim yang berlawanan. United ingin mempertahankan ritme positif, sedangkan Milan membutuhkan jawaban setelah belum meraih kemenangan.
Laga Sabtu pukul 21.45 WIB itu menjadi pertandingan persiapan terakhir United sebelum Premier League 2026/27 dimulai. Bagi Milan, duel tersebut hadir menjelang pembukaan Serie A melawan Torino pada 23 Agustus.
United datang setelah meraih Snapdragon Cup dan Boyle Sports Cup. Gelar kedua didapat setelah tim asuhan Michael Carrick mengalahkan Leeds United lewat adu penalti.
Catatan mereka sepanjang uji coba juga mencakup kemenangan atas Atletico Madrid serta Leeds. Manchester United turut bermain imbang melawan Paris Saint-Germain dalam rangkaian pramusim tersebut.
Keunggulan Modal United
Momentum ini memberi Carrick dasar yang cukup kuat untuk menyiapkan tim menghadapi musim baru. Menurut id.mashable.com, tren positif United membuat mereka lebih diunggulkan untuk menguasai jalannya pertandingan.
Bruno Fernandes, Youri Tielemans, Luke Shaw, dan Matheus Cunha diproyeksikan tampil sejak awal. Harry Maguire juga diperkirakan kembali setelah tidak dimainkan ketika United menang atas Leeds.
Masih ada sejumlah pemain yang berpeluang memperoleh menit bermain pertama dalam pramusim. Kobbie Mainoo, Lisandro Martinez, Marcus Rashford, dan Benjamin Sesko termasuk dalam kelompok tersebut.
Situasi ini memungkinkan United memeriksa kesiapan skuad secara lebih menyeluruh. Mason Mount menjadi pengecualian karena diragukan tampil akibat cedera.
| Tim | Perkiraan Susunan Pemain | Formasi |
|---|---|---|
| Manchester United | Lammens; Dalot, Maguire, Heaven, Shaw; Tielemans, Santos; Amad, Fernandes, Cunha; Mbeumo | Tidak disebutkan |
| AC Milan | Torriani; Terracciano, De Winter, Pavlovic; Chukwueze, Modric, Comotto, Estupinan; Loftus-Cheek, Ramos, Leao | 3-4-2-1 |
Milan Memburu Titik Balik
Berbeda dari United, Milan masih mencoba menemukan bentuk terbaik di bawah Ruben Amorim. Rossoneri kalah 0-3 dari Chelsea pada laga terakhir setelah dua pertandingan sebelumnya berakhir imbang.
Amorim belum memenangi satu pun dari tiga laga persiapan sejak mulai menangani Milan pada Juni. Karena itu, pertemuan di Polandia dapat memberi arti penting bagi suasana tim sebelum kompetisi domestik dimulai.
Milan diperkirakan mempertahankan formasi 3-4-2-1. Goncalo Ramos berpeluang memimpin serangan dengan Rafael Leao sebagai salah satu pemain yang diharapkan memberi ancaman.
Lini tengah Milan dapat mengandalkan pengalaman Luka Modric dan Ruben Loftus-Cheek. Keduanya menjadi pilihan untuk menghubungkan permainan menuju area serang serta menjaga keseimbangan tim.
Kontras hasil pramusim membuat United memasuki laga dengan kepercayaan diri lebih besar. Namun, Milan tetap memiliki peluang menjadikan pertandingan ini sebagai titik balik sebelum menjalani Serie A.
Duel di Wroclaw akan menguji apakah United mampu membawa momentum trofi ke musim kompetitif. Milan, pada saat yang sama, mengejar hasil yang dapat mengakhiri penantian kemenangan pertama bersama Amorim.






