Random
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
»Gadget» Watermark Gemini Bisa Disembunyikan, tetapi Identitas AI di File Tetap Tertinggal

Watermark Gemini Bisa Disembunyikan, tetapi Identitas AI di File Tetap Tertinggal

TNC Digital Media
By: Redaksi TNC Media Published:16 Agustus 2026 | 2:18 pm
Watermark Gemini Bisa Disembunyikan, tetapi Identitas AI di File Tetap Tertinggal
watermark visual Gemini jejak AI tersimpan (Img: aguspajak.com)

Pengguna Gemini kini dapat menyembunyikan watermark visual pada konten generatif mereka. Namun, keputusan itu tidak menghapus penanda digital yang tetap tersimpan di dalam file.

Gambar, video, dan musik yang dibuat melalui layanan AI Google masih membawa SynthID serta metadata C2PA. Dua mekanisme tersebut menjaga informasi asal-usul konten tetap dapat dikenali meski tampilannya tidak lagi memuat label yang terlihat.

Penanda Visual dan Jejak Digital Berbeda

Watermark visual berfungsi sebagai penanda yang langsung terlihat pada media hasil generasi AI. Sementara itu, SynthID bekerja sebagai watermark tak kasatmata yang tetap melekat pada konten.

Metadata C2PA juga disematkan Google pada seluruh materi yang dihasilkan melalui Gemini. Metadata ini menjadi bagian dari informasi teknis yang membantu mengidentifikasi asal konten AI.

Baca Juga
  • Perlindungan Panggilan Google Berpeluang Masuk ke vivo, Pengguna Tak Lagi Terbatas
  • Xiaomi 18 Disebut Tinggalkan Tiga Kamera, Beralih ke Dua Sensor 200MP Leica

Artinya, pengguna dapat membuat hasil akhir media tampak lebih bersih tanpa menghilangkan statusnya sebagai konten generatif. Perbedaan ini perlu diperhatikan, terutama ketika konten akan dibagikan atau digunakan kembali di ruang publik.

Pilihan Berlaku untuk Konten Berikutnya

Pengaturan watermark tidak diterapkan hanya untuk satu berkas tertentu. Setiap media yang dibuat setelah opsi diubah akan mengikuti pilihan terbaru pengguna.

Untuk mengaturnya, pengguna perlu membuka menu pengaturan di Gemini lalu mencari opsi media watermark. Dari menu tersebut, watermark visual dapat diaktifkan kembali atau dinonaktifkan sesuai kebutuhan.

Google menyediakan pilihan ini untuk beberapa jenis media yang dibuat melalui layanan generatifnya. Cakupannya meliputi gambar, video, serta musik dengan layanan yang berbeda.

Jenis KontenLayananPilihan Watermark Visual
GambarNano BananaDapat ditampilkan atau disembunyikan
VideoOmniDapat ditampilkan atau disembunyikan
MusikLyriaDapat ditampilkan atau disembunyikan

Ketersediaan Belum Sama di Semua Wilayah

Opsi media watermark belum tersedia bebas untuk seluruh pengguna di semua negara atau wilayah. Beritasatu melaporkan bahwa penerapannya bergantung pada lokasi akun dan ketentuan hukum setempat.

Google juga menerapkan pengecualian pada wilayah yang secara hukum mewajibkan watermark tetap ditampilkan. Karena itu, sebagian pengguna mungkin belum melihat opsi pengaturan tersebut di aplikasi Gemini.

Sebelumnya, watermark AI muncul secara otomatis pada konten yang dihasilkan dan tidak dapat dimatikan oleh pengguna. Perubahan ini memberi kendali lebih besar atas tampilan visual media yang akan dibuat.

Meski demikian, pengaturan baru itu tidak mengubah keberadaan SynthID dan metadata C2PA di dalam file. Konten Gemini tetap menyimpan jejak teknis yang membedakannya dari materi yang tidak dibuat menggunakan AI.

Bagi pengguna, pilihan tersebut menghadirkan dua pertimbangan yang berjalan bersamaan, yaitu tampilan media yang lebih bersih dan keterlacakan asal konten. Watermark visual dapat hilang dari permukaan, tetapi identitas digitalnya tetap dipertahankan.

Add as preferred sourceon Google+

Metadata C2PASynthidWatermark Gemini
X Facebook LinkedIn WhatsApp Telegram
Baca Juga
Perlindungan Panggilan Google Berpeluang Masuk ke vivo, Pengguna Tak Lagi Terbatas
Perlindungan Panggilan Google Berpeluang Masuk ke vivo, Pengguna Tak Lagi Terbatas
Gadget18 Agu 2026
Xiaomi 18 Disebut Tinggalkan Tiga Kamera, Beralih ke Dua Sensor 200MP Leica
Xiaomi 18 Disebut Tinggalkan Tiga Kamera, Beralih ke Dua Sensor 200MP Leica
Gadget18 Agu 2026
Poco X8 Pro Naik Rs. 7.000 di India, Harga Baru Mengubah Pilihan Pembeli
Poco X8 Pro Naik Rs. 7.000 di India, Harga Baru Mengubah Pilihan…
Gadget18 Agu 2026
10 HP dengan SAR Tertinggi, Motorola Edge Memimpin tetapi Masih di Bawah Batas
10 HP dengan SAR Tertinggi, Motorola Edge Memimpin tetapi Masih di Bawah…
Gadget18 Agu 2026
Layar Lengkung Muncul di Teaser vivo V80 Lite 5G, Dugaan Rebrand S2 Menguat
Layar Lengkung Muncul di Teaser vivo V80 Lite 5G, Dugaan Rebrand S2…
Gadget18 Agu 2026
Baterai 10.000mAh dan 100W Jadi Senjata Redmi Note 17 Pro Max, Adaptor Tak Disertakan
Baterai 10.000mAh dan 100W Jadi Senjata Redmi Note 17 Pro Max, Adaptor…
Gadget18 Agu 2026
Terkini
1
Google Mau Ubah Cara Pakai HP, Agen AI Disiapkan Mengurus Tugas Harian
Teknologi18 Agu 2026
2
Rasisme dan Teror Digital Menyasar Hubner, PSSI Serukan Perlindungan Keluarga
Olahraga18 Agu 2026
3
Tak Bisa Perbaiki Kekurangan, Dapur MBG Berisiko Ditutup Permanen oleh BGN
News18 Agu 2026
4
FFE Sudah Dibatalkan, Pemberhentian Kevin Lamour Tetap Sisakan Pertanyaan di FIFA
Olahraga18 Agu 2026
5
Penetasan Kesembilan Hanum dan Riska Membawa Harapan Baru Elang Jawa
Nasional18 Agu 2026
6
Al Hilal Naikkan Tebusan ke 15 Juta Euro, Cancelo Tetap Kejar Jalan Pulang ke Barcelona
Olahraga18 Agu 2026
TNC Digital Media menghadirkan berita terkini dengan sajian modern yang jelas, ringkas, dan mudah dipahami.
Halaman
  • About
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Kategori
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
© 2026 TNC Digital Media All rights reserved