Vietnam Membalikkan Laga, Kelelahan Menghentikan Langkah Timnas Voli

Vietnam membalikkan keadaan setelah tertinggal pada set pertama dan menundukkan Timnas Voli Indonesia dengan skor 3-1 di semifinal SEA V Cup 2026 leg kedua. Kekalahan di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, itu menghentikan peluang Indonesia untuk tampil di final.

Indonesia menang 25-22 pada set pembuka, tetapi Vietnam merebut tiga set berikutnya secara beruntun. Pelatih Reidel Toiran menilai tenaga pemain yang terkuras membuat penampilan tim menurun setelah awal laga yang menjanjikan.

Perbedaan permainan terlihat dalam perolehan angka Indonesia pada tiga set terakhir. Setelah mencetak 25 poin pada set pertama, skuad Garuda hanya mengumpulkan 22, 19, dan 18 poin.

SetIndonesiaVietnam
12522
22225
31925
41825

Skor 22-25 pada set kedua membuka jalan Vietnam untuk mengambil alih kendali pertandingan. Vietnam menjaga konsistensi hingga memenangi set ketiga 25-19 dan set keempat 25-18.

Farhan Halim dan rekan-rekan sempat memainkan set pertama secara efektif. Namun, Indonesia tidak mampu mempertahankan intensitas permainan ketika Vietnam mulai lebih stabil dalam mengembangkan serangan.

Fisik menjadi perhatian utama

Toiran menyebut kondisi fisik sebagai persoalan yang paling terlihat dalam pertandingan tersebut. Ia menilai penurunan performa tidak terlepas dari beban yang sudah dijalani para pemain sebelum leg kedua berlangsung.

“Kalau dari kacamata saya, anak-anak ini kurang performa. Fisiknya agak kurang,” kata Reidel Toiran seperti dikutip CNN Indonesia. Meski menyampaikan penilaian itu, ia tidak menjadikan kelelahan sebagai alasan atas hasil semifinal.

“Cuma itu bukan alasan. Kami harus tanggung jawab, kami harus benar-benar lihat apa yang salah,” ujar Toiran. Ia menilai tim harus memakai hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk agenda berikutnya.

Manajer Timnas Voli Indonesia, Adang Ginanjar, menyampaikan penilaian serupa mengenai kondisi pemain. Ia mengatakan kelelahan telah dirasakan skuad sejak mengikuti turnamen di India.

“Pemain tim kita sejak dari India memang capek ya, lelah. Begitu juga tanding ke Filipina kemarin dengan perjalanan yang jauh,” kata Adang. Menurutnya, tim tetap berupaya menampilkan permainan terbaik saat menghadapi Vietnam.

Agenda beruntun sebelum semifinal

Indonesia datang ke SEA V Cup 2026 leg kedua setelah menjalani sejumlah agenda internasional. Tim sebelumnya menjuarai AVC Men’s Cup 2026 di India melalui kemenangan 3-0 atas Korea Selatan.

Setelah kembali dari India, Indonesia berangkat ke Filipina untuk mengikuti leg pertama SEA V Cup 2026. Dalam kompetisi tersebut, Indonesia menempati posisi runner-up setelah kalah dari Kamboja.

Rangkaian perjalanan dari India ke Indonesia, kemudian Filipina, dan kembali ke Jakarta menjadi latar belakang yang disorot Toiran. Jadwal itu dinilai memberi dampak terhadap stamina pemain ketika menghadapi laga semifinal.

Adang juga mengakui Vietnam menunjukkan permainan yang lebih baik pada pertandingan penentuan tiket final. Keunggulan pada set pertama tidak cukup bagi Indonesia untuk menghentikan kebangkitan lawan dalam tiga set selanjutnya.

Hasil ini menempatkan evaluasi kebugaran sebagai salah satu fokus Timnas Voli Indonesia. Kesiapan fisik perlu dijaga agar tim mampu mempertahankan kualitas permainan sepanjang jadwal kompetisi yang rapat.

Baca Juga