Jindřich Trpišovský menilai Slavia Praha kehilangan ruang untuk menyerang setelah Slovan Liberec menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Situasi itu membuat tim tamu tidak banyak menciptakan peluang bersih untuk kembali memimpin.
Slavia sempat unggul cepat dan menguasai jalannya babak pertama. Namun, rencana untuk meningkatkan aktivitas serangan setelah jeda tidak menghasilkan gol kedua yang diincar.
Pelatih Slavia menyebut gol penyeimbang lawan datang saat timnya berada dalam fase penguasaan bola yang tinggi. Pengawalan yang kurang rapat, umpan silang, dan pantulan bola yang tidak menguntungkan memberi Liberec jalan untuk mencetak gol.
“Kami tahu satu gol tidak akan cukup, kami mengincar gol kedua, tidak mendapatkannya – dan tuan rumah menghukumnya,” ujar Trpišovský. Ia menilai perubahan skor tersebut langsung membuat pertandingan semakin sulit bagi Slavia.
Evaluasi Serangan dan Kebugaran
Masuknya Tomáš Chorý ditujukan untuk membantu Slavia menahan bola ketika masih unggul 1-0. Penyerang itu memenangkan sejumlah duel dan dapat menguasai bola, tetapi kontribusi menyerang tim secara keseluruhan dinilai masih perlu diperbaiki.
Mojmír mengalami sedikit cedera sejak pertandingan pertama, sehingga pergantian pemain dilakukan lebih awal daripada perhitungan awal. Trpišovský juga menyebut beberapa pemain belum kembali ke kondisi optimal setelah jeda internasional.
Kondisi fisik turut terlihat pada “Provi” yang mengalami kram pada menit ke-70. Menurut Trpišovský, kejadian tersebut belum pernah dialami pemain itu sebelumnya selama berada di Slavia.
Pertahanan Menghadapi Karakter Liberec
Pemilihan bek tengah dilakukan karena Slavia memperkirakan Liberec akan banyak mengirim bola ke area pertahanan dan memanfaatkan bola mati. Pelatih merasa susunan tersebut cukup efektif dalam menghadapi banyak duel udara.
Holi dinilai tampil penting pada babak kedua lewat dua kover saat menghadapi Hodouš yang masih segar. Performa terbaru para pemain menjadi dasar pemilihan lini pertahanan, terutama ketika beberapa pemain tim nasional belum berada pada bentuk terbaik.
Mikuláš Konečný memang melakukan kesalahan yang berkaitan dengan gol penyeimbang lawan. Kendati demikian, Trpišovský menegaskan bahwa satu momen tidak menghapus penampilan kuat pemain muda itu pada babak pertama.
Slavia sudah menduga Liberec akan berupaya menutup sisi kanan, apalagi tim tidak diperkuat Juras. Konečný dipandang memiliki masa depan yang baik di Slavia dan sepak bola Ceko, sehingga kesalahan itu dianggap bagian dari proses perkembangannya.
Liberec Masuk Daftar Ujian Terberat
Trpišovský menilai pertandingan tandang ini melampaui kesulitan laga biasa. Ia memasukkan duel melawan Slovan Liberec ke dalam lima pertandingan terberat Slavia Praha sepanjang musim.
“Itu adalah salah satu pertandingan terberat yang kami jalani – saya tidak hanya bermaksud sejauh ini, tetapi secara umum di seluruh musim,” katanya. Ia menilai kegigihan Liberec dan konsistensi performa mereka membuat laga tersebut sangat menuntut.
Liberec disebut telah memperlihatkan daya saing melalui kemenangan di Brno dan Plzeň. Mereka juga hampir memperoleh poin saat hanya bermain dengan sembilan pemain menghadapi Teplice.
Dalam kesempatan yang sama, Trpišovský mengatakan tidak sempat bertemu Jan Bořil di area stadion. Ia menambahkan bahwa klub tidak membicarakan opsi kepulangan Matěj Jurásek, sedangkan perpindahan pemain itu ke Sparta Praha disebut sebagai keputusan yang tidak terduga.






