Trofi Teresa Herrera yang diraih Real Madrid memiliki bobot lebih dari 40 kilogram, sehingga Federico Valverde memerlukan bantuan Andriy Lunin untuk membawanya. Piala setinggi 1,8 meter itu menjadi perhatian utama dalam prosesi seusai pertandingan di Riazor Municipal Stadium.
Valverde menerima trofi tersebut sebagai kapten Real Madrid, tetapi dimensi piala membuat pengangkatannya tidak mudah. Lunin kemudian membantu rekannya membawa penghargaan tersebut dalam perayaan tim.
Dua orang panitia sebelumnya mengarak piala besar itu ke tengah lapangan. Vinicius Junior tampak tertawa melihat bentuk trofi tersebut, sementara Valverde juga tersenyum saat menyaksikannya dari dekat.
Piala Bergaya Tower Hercules
Trofi pada edisi ke-60 turnamen Teresa Herrera itu dirancang menyerupai Tower Hercules, landmark kota A Coruna. Materialnya menggunakan lapisan perak dan emas.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Kompetisi | Teresa Herrera |
| Edisi | Ke-60 |
| Tinggi | 1,8 meter |
| Bobot | Lebih dari 40 kg |
Ukuran piala memberi nuansa berbeda pada selebrasi Real Madrid dibanding penyerahan penghargaan pada umumnya. Peran Valverde dan Lunin dalam membawanya pun menjadi bagian dari momen kemenangan tersebut.
Satu Gol Menentukan Gelar
Real Madrid memperoleh trofi itu setelah mengalahkan Deportivo La Coruna 1-0 sebagai tim tamu. Brahim Diaz mencetak satu-satunya gol laga pada penghujung babak pertama.
Deportivo La Coruna berupaya mengejar skor setelah jeda, tetapi pertahanan Real Madrid mampu mempertahankan keunggulan. Tidak ada gol tambahan yang tercipta sampai pertandingan berakhir.
Kemenangan tipis itu cukup untuk memastikan Los Blancos kembali menjadi pemenang turnamen di A Coruna. Menurut Detik Sport, gelar tersebut merupakan trofi ke-10 Real Madrid di Teresa Herrera.
Pencapaian terbaru ini juga mengakhiri jeda kemenangan Real Madrid di ajang tersebut sejak 2013. Gol Brahim Diaz menjadi penentu di lapangan, sedangkan piala raksasa menjadi pusat perhatian saat perayaan dimulai.
Hasil di Riazor memperlihatkan bahwa pertandingan tetap berjalan ketat meski Real Madrid berhasil menjaga keunggulan. Deportivo La Coruna tidak menemukan jalan untuk menyamakan kedudukan sebelum piala diserahkan kepada tim tamu.






