Dari Kaki Kaku ke Juggling 200 Kali, Transformasi Dilraba untuk Yu Long

Dilraba Dilmurat memulai persiapan Kung Fu Soccer dengan kendala koordinasi kaki yang menurutnya masih kaku. Setelah tiga bulan menjalani latihan tertutup, ia mampu melakukan juggling hingga 200 kali tanpa putus untuk memerankan striker Yu Long.

Transformasi itu tidak hanya berfokus pada teknik sepak bola. Dilraba juga membangun massa otot, mencapai kemampuan squat 80 kilogram, dan disebut memiliki kadar lemak tubuh 14 persen demi membentuk gestur atletis di layar.

Latihan dilakukan lima sampai enam jam setiap hari setelah ia membekukan agenda bisnisnya. Materinya mencakup penguatan fisik, pengolahan bola, hingga koreografi aksi yang diperlukan dalam film arahan Stephen Chow.

Unsur PersiapanHasilCatatan
Pemusatan latihan3 bulan5-6 jam setiap hari
FisikSquat 80 kilogramKadar lemak tubuh 14 persen
Teknik sepak bolaJuggling 200 kaliEmpat jurus tendangan

Selain meningkatkan kemampuan menimang bola, Dilraba menguasai empat jurus tendangan sakti untuk kebutuhan cerita. Bekal tersebut dipakai untuk membawakan Yu Long, pemain bernomor punggung 8 dari tim sepak bola putri Emei.

Tim Emei dalam film digambarkan memulai perjalanan sebagai tim yang kurang diunggulkan. Yu Long dan rekan-rekannya berusaha menyesuaikan pola pikir untuk mengejar gelar juara.

Mayoritas Adegan Laga Dilakukan Sendiri

Persiapan fisik itu berlanjut ke tuntutan syuting yang berisiko. Dilraba disebut menolak pemeran pengganti untuk lebih dari 90 persen adegan aksinya dalam Kung Fu Soccer.

Salah satu ujian terberat terjadi sejak hari pertama produksi saat ia harus melakukan tekel terbang di lapangan berlumpur. Adegan tersebut memerlukan lebih dari 32 kali pengambilan gambar, membuat wajahnya tertutup lumpur dan luka pada lututnya beberapa kali terbuka.

Dilraba tetap meneruskan adegan itu tanpa pemeran pengganti. Ia juga menjalani tendangan salto di bawah hujan pada malam hari dengan bantuan tali pengaman.

Adegan salto tersebut diulang hingga 17 kali untuk memenuhi standar Stephen Chow. Pengulangan itu meninggalkan lebam pada pinggang Dilraba, tetapi ia tetap melakukannya sendiri.

“Tidak ada adegan yang tidak bisa dilakukan oleh aktor. Beri tahu saya bagaimana caranya, dan saya akan lakukan. Jika saya belum bisa, maka saya akan terus berlatih,” kata Dilraba mengenai pendekatannya terhadap persiapan peran.

Perhatian terhadap Keselamatan

Dilraba menilai tim produksi memberikan perhatian serius terhadap keselamatan para pemain selama pengambilan gambar. Ia juga memuji profesionalisme kru dan sistem perlindungan yang diterapkan di lokasi.

Stephen Chow disebut memperagakan lebih dahulu adegan berbahaya sebelum pemain menjalani koreografi yang sama. Langkah itu dimaksudkan untuk membantu menjaga keamanan pemeran ketika melakukan aksi.

CNN Indonesia yang mengutip Sina menyebut pengarah aksi Qin Pengfei serta Zhao Lina dan Li Jiayue, dua mantan pemain tim nasional sepak bola wanita China, menegaskan aksi Dilraba berasal dari ketangkasan fisiknya. Mereka menyatakan gerakan tersebut bukan hasil efek visual atau CGI.

Kung Fu Soccer menandai kembalinya Stephen Chow menyutradarai film setelah tujuh tahun sejak The New King of Comedy. Film yang juga menampilkan Zhang Xiaofei, Lay Zhang, Carina Lau, dan Takeru Satoh itu dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 12 Agustus.

Baca Juga