Timnas Indonesia Putri membawa dua hasil penting dari final AFF Women’s Cup 2026, yakni trofi juara dan tiket ke ASEAN Women’s Championship 2027. Garuda Pertiwi memastikan keduanya setelah menang 5-0 atas Laos di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, Rabu (23/7/2026).
Skor tersebut juga memiliki arti khusus karena menjadi kemenangan pertama Indonesia atas Laos di berbagai ajang. Keunggulan besar di final memperlihatkan efektivitas Indonesia terutama setelah memasuki babak kedua.
Lima pencetak gol dalam final
Laos sempat menjaga kedudukan tetap imbang hingga pertandingan berjalan lebih dari setengah jam. Sydney Hopper membuka jalan kemenangan Indonesia melalui gol pada menit ke-33.
Selepas jeda, Indonesia menambah empat gol dan tidak memberi Laos kesempatan memperkecil ketertinggalan. Setiap gol datang dari pemain berbeda, dengan Emily Nahon menjadi pencetak gol terakhir pada menit ke-84.
| Pemain | Menit gol | Peran dalam laga |
|---|---|---|
| Sydney Hopper | 33 | Membuka skor |
| Isabelle Nottet | 48 | Mencetak gol kedua |
| Estella Loupatty | 56 | Memperlebar keunggulan |
| De Zeeuw | 68 | Mencetak gol dari luar kotak penalti |
| Emily Nahon | 84 | Mengunci skor 5-0 |
Isabelle Nottet menggandakan keunggulan Indonesia pada menit ke-48. Estella Loupatty lalu mencatatkan gol ketiga pada menit ke-56.
Gol keempat Indonesia lahir dari aksi De Zeeuw pada menit ke-68. Ia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dibendung kiper Laos.
Emily Nahon menutup pertandingan lewat penyelesaian di dalam kotak penalti pada menit ke-84. Gol tersebut memastikan Indonesia mengakhiri final dengan lima gol tanpa kebobolan.
Status juara bertahan dan target berikutnya
Keberhasilan pada 2026 memperpanjang catatan juara Indonesia setelah sebelumnya memenangi edisi 2024. Pada final dua tahun lalu, Indonesia menundukkan Kamboja dengan skor 3-1.
Dua gelar beruntun membuat Timnas Indonesia Putri menyandang status juara bertahan AFF Women’s Cup. Tim asuhan Satoru Mochizuki kini dapat menjadikan hasil tersebut sebagai modal untuk menyiapkan diri ke kompetisi ASEAN pada 2027.
Indonesia tidak akan melangkah sendiri ke ASEAN Women’s Championship 2027 dari hasil turnamen ini. Laos yang finis kedua serta Singapura di posisi ketiga juga berhak tampil.
Erick Thohir menuntut ambisi lebih besar
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut keberhasilan tim melalui unggahan Instagram resminya. Ia mengapresiasi gelar kedua berturut-turut itu, tetapi meminta para pemain tidak segera merasa puas.
“Timnas Indonesia Putri berhasil back-to-back juara AFF Women’s Cup. Selamat untuk prestasi yang diraih, jangan cepat puas, tunjukkan Garuda Pertiwi punya mimpi besar,” tulis Erick.
Pernyataan itu menegaskan bahwa kemenangan atas Laos dipandang sebagai modal, bukan batas pencapaian. Setelah mempertahankan gelar, fokus Garuda Pertiwi beralih pada persiapan menghadapi ASEAN Women’s Championship 2027.






