Tiga Gempa Susulan Menyusul M 7,7 di Laut Flores, Pesisir Diminta Tetap Menjauh

Tiga gempa susulan tercatat setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Laut Flores pada Sabtu pagi waktu setempat. USGS mendeteksi susulan berkekuatan 5,9, 5,6, dan 6,1 setelah guncangan utama.

Rangkaian gempa susulan itu terjadi saat wilayah pesisir utara Indonesia berada dalam peringatan dini tsunami. Kondisi tersebut membuat warga di area rawan diminta tetap menjauh dari pantai dan tidak menunggu situasi memburuk.

Peristiwa SeismikMagnitudo
Gempa utama di Laut Flores7,7
Gempa susulan5,9
Gempa susulan5,6
Gempa susulan6,1

BMKG meminta masyarakat pesisir mengambil langkah aman dengan meninggalkan kawasan dekat garis pantai. Warga juga diminta menjauhi bantaran sungai karena potensi dampak gelombang dapat menjangkau area aliran sungai.

Imbauan ini menjadi perhatian khusus bagi warga di sekitar Pulau Flores. BMKG mengarahkan masyarakat menuju tempat yang lebih tinggi sebagai langkah evakuasi tsunami.

Guncangan Kuat Menjangkau Ratusan Ribu Orang

Perkiraan awal USGS menyebut sekitar 500.000 orang terpapar getaran kuat yang berpotensi merusak bangunan. Angka tersebut menggambarkan besarnya populasi yang kemungkinan merasakan dampak dari gempa utama.

Kerusakan yang terlihat juga muncul di pelabuhan Maumere. Rekaman di media sosial memperlihatkan sebuah bangunan roboh di kawasan pesisir tersebut.

Peristiwa itu menunjukkan perlunya warga mengikuti arahan resmi selama situasi belum dinyatakan aman. Kawasan pantai dan sungai menjadi lokasi yang perlu dihindari ketika BMKG masih mengeluarkan peringatan bagi wilayah terdampak.

Peringatan Berlaku untuk Wilayah Terdampak Indonesia

Otoritas Australia menyatakan tidak ada ancaman tsunami untuk wilayah negaranya. Pernyataan itu tidak berlaku sebagai perubahan status bagi daerah pesisir Indonesia yang menerima peringatan dini setelah gempa di Laut Flores.

Masyarakat di Indonesia tetap perlu mengutamakan arahan lembaga berwenang di wilayah masing-masing. Informasi mengenai kondisi Australia tidak menghapus kebutuhan warga terdampak untuk melakukan evakuasi ke tempat lebih tinggi.

Indonesia terletak di Cincin Api Pasifik, kawasan yang aktif secara seismik. Posisi ini membuat ancaman gempa bumi berulang kali muncul di berbagai bagian Tanah Air.

Gempa besar di Sumatra pada 2004 serta peristiwa di Lombok dan Sulawesi pada 2018 menjadi bagian dari catatan bencana Indonesia. Gempa Cianjur pada 2022 juga memperlihatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap ancaman seismik.

Dalam perkembangan gempa Laut Flores, warga pesisir dan masyarakat sekitar sungai diminta tetap berada jauh dari area berisiko. Langkah paling penting adalah mengikuti informasi resmi dan arahan evakuasi yang dikeluarkan BMKG.

Baca Juga