Jelang Musim Baru, Tavares Siapkan Rotasi Persebaya Saat Menjamu Persija

Bernardo Tavares menyiapkan rotasi luas ketika Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta di Piala Presiden 2026. Langkah itu diambil untuk mengelola kondisi pemain sekaligus mempercepat pembentukan chemistry menjelang musim 2026-2027.

Delapan pergantian pemain yang diperbolehkan dalam turnamen menjadi keuntungan bagi Persebaya. Tavares dapat menguji lebih banyak pilihan tanpa membebani pemain yang belum pulih sepenuhnya dari cedera.

“Hal yang menguntungkan dalam turnamen ini adalah kami diperbolehkan melakukan delapan pergantian pemain,” ujar Tavares. Ia menyebut aturan tersebut dapat digunakan untuk menjaga fisik pemain dan memberi kesempatan kepada pemain lain.

Persebaya memiliki beberapa pemain yang belum berada dalam kondisi optimal. Situasi itu membuat rotasi diperlukan, bukan hanya sebagai eksperimen susunan atau pendekatan permainan.

Tavares juga membuka peluang bagi pemain muda untuk tampil. Ia menegaskan pemain berusia 16 atau 17 tahun dapat dimainkan apabila memperlihatkan performa baik selama latihan.

“Saya bisa memainkan pemain berusia 16 atau 17 tahun jika mereka menunjukkan performa yang bagus dalam latihan. Begitu pula pemain berusia 35 atau 36 tahun,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. Kerja keras dan penampilan pemain menjadi dasar utama dalam menentukan kesempatan bermain.

Pembuka Grup B di Surabaya

Persebaya akan menghadapi Persija pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 19.30 WIB.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan Persebaya menuju Super League 2026-2027. Tavares tidak menjadikan hasil akhir sebagai satu-satunya indikator dalam pertandingan pramusim tersebut.

Skuad Bajul Ijo saat ini dihuni banyak pemain baru. Karena itu, pertandingan kompetitif diperlukan agar para pemain dapat memahami kebiasaan dan karakter rekan setim dalam permainan sebenarnya.

“Target kami adalah membangun dan mengembangkan tim. Karena itu, pertandingan seperti ini sangat penting bagi kami,” tutur Tavares. Ia melihat Piala Presiden 2026 sebagai kesempatan untuk membangun fondasi permainan.

Catatan dari Laga Uji Coba

Sebelum turnamen dimulai, Persebaya baru menjalani satu laga uji coba. Dalam pertandingan melawan PSIS Semarang yang bermain di Liga 2, Persebaya bermain imbang 2-2.

Menurut laporan Kompas.com, hasil tersebut belum sepenuhnya memuaskan bagi Tavares. Namun, ia menemukan sejumlah perkembangan positif dari proses permainan, bersamaan dengan aspek yang masih perlu dibenahi.

“Jika hanya melihat hasilnya memang belum terlalu baik, tetapi jika melihat proses permainan, saya menemukan banyak hal positif sekaligus beberapa hal yang masih harus kami perbaiki,” ujar Tavares. Evaluasi tersebut akan berlanjut saat Persebaya menghadapi lawan yang lebih menantang di turnamen.

Persija dinilai Tavares sebagai tim yang tidak mudah dihadapi karena memiliki pemain berpengalaman. Macan Kemayoran juga saat ini dilatih oleh Shin Tae-yong asal Korea Selatan.

Meski demikian, Persebaya tidak ingin terlalu jauh terpaku pada kekuatan lawan. Tavares meminta timnya memusatkan perhatian pada pembentukan susunan terbaik dan peningkatan pemahaman antarpemain.

Dengan ruang rotasi yang besar, laga melawan Persija Jakarta dapat menjadi sarana penilaian menyeluruh untuk Persebaya Surabaya. Pertandingan itu akan menunjukkan sejauh mana kesiapan skuad dalam hal kebugaran, kualitas pilihan pemain, dan chemistry sebelum kompetisi utama bergulir.

Baca Juga