T1 EV berhasil menarik 139 surat pemesanan kendaraan di GIIAS 2026, sebuah hasil penting bagi kendaraan listrik pertama BAIC di Indonesia. Namun, BJ30 HEV tetap menjadi pusat permintaan dengan 201 SPK, tertinggi di antara seluruh model BAIC selama pameran.
Perbedaan raihan keduanya memperlihatkan dua respons pasar yang sama-sama kuat terhadap produk BAIC. Model hybrid menjadi kontributor utama, sementara kendaraan listrik murni BAIC langsung memperoleh penerimaan signifikan dalam 11 hari ajang berlangsung.
T1 EV Langsung Menjadi Kontributor Kedua
Dengan 139 SPK, T1 EV berada di peringkat kedua dalam daftar pemesanan BAIC Indonesia. Raihan tersebut lebih tinggi dibandingkan BJ40 yang mencatatkan 51 SPK dan X55 II dengan 16 SPK.
Posisi T1 EV menjadi sinyal positif bagi langkah BAIC memasuki segmen kendaraan listrik di Indonesia. Permintaan yang terkumpul selama pameran menunjukkan adanya perhatian pengunjung terhadap model listrik perdana dari merek tersebut.
Meski demikian, BJ30 HEV unggul dengan selisih 62 SPK atas T1 EV. Capaian 201 unit membuat model hybrid itu menyumbang hampir separuh dari total pesanan BAIC yang mencapai 407 SPK.
| Peringkat | Model | Jumlah SPK |
|---|---|---|
| 1 | BJ30 HEV | 201 unit |
| 2 | T1 EV | 139 unit |
| 3 | BJ40 | 51 unit |
| 4 | X55 II | 16 unit |
Efisiensi Hybrid Menguatkan Posisi BJ30 HEV
BAIC Indonesia menilai keberhasilan BJ30 HEV berkaitan dengan perpaduan karakter SUV dan teknologi hybrid. Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menyatakan identitas kendaraan SUV yang tangguh tetap menjadi daya tarik bagi konsumen.
“Hal ini menunjukkan DNA BAIC sebagai produsen kendaraan SUV yang tangguh tetap menjadi daya tarik utama, sekaligus dipadukan dengan teknologi hybrid yang mampu menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar,” kata Dhani dalam keterangan resminya pada Jumat (14/8/2026).
Pernyataan tersebut menempatkan efisiensi penggunaan bahan bakar sebagai salah satu konteks penting di balik tingginya pemesanan BJ30 HEV. BAIC juga menilai gabungan karakter SUV, performa, dan efisiensi membuat model itu relevan bagi konsumen Indonesia saat ini.
Empat Model Membentuk Total Pesanan
Seluruh 407 SPK BAIC di GIIAS 2026 berasal dari empat model, dengan BJ30 HEV dan T1 EV sebagai penyumbang dominan. Total kedua model itu mencapai 340 unit, sedangkan BJ40 dan X55 II secara bersama-sama menyumbang 67 unit.
Hasil ini menjadi dasar optimisme BAIC Indonesia untuk meneruskan pertumbuhan bisnisnya. Perusahaan menyatakan akan memperkuat komitmen menghadirkan SUV yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.






