Putri Anne menetapkan satu batas tegas jika kelak kembali membina rumah tangga. Ia tidak ingin memiliki pasangan yang terbiasa menyuruh, memerintah, atau mengatur dirinya.
Penegasan itu muncul saat Putri Anne menjawab pertanyaan mengenai tipe pria yang diinginkannya. Ia menyampaikan secara langsung, “Enggak suka disuruh-suruh, diperintah, diatur.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia tidak menginginkan relasi dengan pola yang membuatnya merasa kehilangan ruang untuk menentukan pilihan. Namun, Putri Anne tidak memaparkan kriteria lain mengenai calon suami yang diharapkannya.
Dengan nada santai, ia menambahkan, “Enggak suka sama suami pokoknya, menikah sama siapa ya bagusnya.” Ungkapan itu disampaikan dalam rangkaian tanya jawab di media sosial.
Jawaban soal Pernikahan Berikutnya
Di sisi lain, Putri Anne memastikan bahwa keinginan untuk menikah lagi belum hilang. Saat seorang warganet menanyakan niatnya untuk kembali menikah, ia menjawab, “Ada.”
Jawaban ringkas itu menunjukkan bahwa Putri Anne masih membuka peluang untuk memiliki pasangan hidup. Meski begitu, unggahan tersebut tidak mengungkap rencana, waktu, maupun identitas pria yang mungkin akan menjadi pendampingnya.
Unggahan jawaban Putri Anne kembali dibagikan akun Instagram @rumpi_gosip pada Jumat (14/8/2026). Perhatian publik pun kembali mengarah kepada kehidupan pribadi Putri Anne, terutama setelah perceraiannya dengan Arya Saloka.
Putri Anne dan Arya Saloka diketahui telah bercerai. Akan tetapi, pembahasan yang beredar kali ini tidak memuat keterangan mengenai hubungan baru ataupun persiapan pernikahan.
Dukungan Warganet
Beritasatu menyebut unggahan tersebut menerima beragam tanggapan dari pengguna media sosial. Sebagian besar komentar berisi dukungan dan doa untuk kebahagiaan Putri Anne.
Salah satu warganet menulis, “Semoga lukanya cepat sembuh, kak dan menemukan kebahagiaanmu dalam arti yang sesungguhnya.” Ada pula komentar yang menyatakan bahwa Putri Anne berhak bahagia.
Seorang pengguna media sosial lainnya mengingatkan soal menempatkan Tuhan dalam kehidupan. “Jangan mencintai pasangan lebih besar dari cintamu kepada Tuhanmu,” tulis komentar tersebut.
Respons publik itu mengiringi sikap Putri Anne yang masih ingin menikah lagi, tetapi dengan batas yang jelas. Baginya, kehadiran pasangan tidak boleh berubah menjadi hubungan yang dipenuhi perilaku mengatur dan memerintah.






