Strategi blok Vietnam mengubah arah semifinal SEA V Cup 2026 leg 2 saat Indonesia gagal mempertahankan keunggulan awal. Vietnam menang 3-1 dan melaju ke final, sedangkan Indonesia harus beralih ke pertandingan perebutan tempat ketiga.
Tim Vietnam tertinggal pada set pertama, tetapi kemudian merebut tiga set beruntun di Jakarta International Velodrome. Kedisiplinan dalam mengatur posisi blok menjadi bagian menonjol dari kemenangan tersebut.
Blok sebagai Jawaban atas Serangan Indonesia
Vietnam berusaha membendung variasi serangan yang dibangun oleh Alfin Daniel. Mereka juga mengantisipasi smes Farhan Halim dalam upaya mengurangi efektivitas serangan Timnas Voli Indonesia.
Analisis terhadap karakter permainan skuad Garuda menjadi bagian dari pendekatan Vietnam, sebagaimana dilaporkan CNN Indonesia. Pendekatan itu membantu Vietnam membalikkan keadaan setelah menghadapi tekanan pada awal pertandingan.
Federico Rampazzo menyebut penempatan blok pemainnya berlangsung sesuai rencana. Pelatih Vietnam itu menggambarkan strategi tersebut sebagai pengelolaan permainan yang penuh perhitungan.
“Kalian lihat blok kami hari ini kan? Kalian lihat kami selalu berada di tempat yang tepat. Ini adalah langkah permainan catur, kami mengelolanya dan melakukannya dengan baik,” kata Rampazzo.
Skor Empat Set
| Set | Indonesia | Vietnam | Pemenang |
|---|---|---|---|
| 1 | 25 | 22 | Indonesia |
| 2 | 22 | 25 | Vietnam |
| 3 | 19 | 25 | Vietnam |
| 4 | 18 | 25 | Vietnam |
Indonesia mengawali laga dengan kemenangan 25-22 dan sempat memegang kendali pada set pembuka. Vietnam menjawab pada set kedua dengan skor 25-22 sebelum memperlebar keunggulan pada dua set terakhir.
Set ketiga berakhir 25-19 untuk Vietnam, lalu set keempat ditutup 25-18. Tiga kemenangan set secara beruntun itu memastikan Vietnam menyingkirkan tuan rumah dari persaingan menuju gelar.
Persiapan yang Tidak Dibuka Seluruhnya
Rampazzo mengatakan Vietnam telah menyiapkan pertandingan secara serius karena Indonesia memiliki pemain dan susunan tim yang kuat. Ia tidak memaparkan seluruh strategi yang dipakai untuk meredam permainan lawan.
“Kami tidak bisa memberi tahu rahasianya [tertawa]. Tapi saya percaya kalian melihat tim saya terus meningkat. Indonesia punya pemain-pemain yang kuat, susunan pemain yang kuat. Jadi kami harus sangat bersiap,” ujar Rampazzo.
Ia menilai rintangan untuk menghadapi sistem Indonesia telah dipersiapkan sejak lama. Menurutnya, kesiapan itu membuat Vietnam mampu bertahan dari tekanan awal sebelum mengambil alih pertandingan.
“Rintangan yang kami berikan pada sistem mereka hari ini telah dipersiapkan dengan sangat baik sejak lama. Kami mempersiapkan pertandingan dengan baik dan kami menahan tekanan awal,” tambah Rampazzo.
Final dan Perebutan Posisi Ketiga
Semifinal berlangsung pada Sabtu (25/7) di Jakarta Timur dan menghasilkan tiket final untuk Timnas Voli Vietnam. Vietnam akan menghadapi Thailand pada pertandingan puncak yang dijadwalkan berlangsung Minggu (26/7).
Timnas Voli Indonesia akan menghadapi Kamboja pada laga perebutan tempat ketiga di hari yang sama. Kedua pertandingan dijadwalkan digelar di Jakarta International Velodrome.
Bagi Vietnam, final melawan Thailand menjadi ujian berikutnya bagi strategi blok dan persiapan taktik yang berhasil dijalankan pada semifinal. Bagi Indonesia, laga melawan Kamboja menjadi peluang terakhir untuk menutup SEA V Cup 2026 leg 2 dengan hasil terbaik yang tersedia.






