Shelbourne Dua Kali Mengejar Ajax, tetapi Agregat 5-3 Antar Mereka ke Play-off

Shelbourne FC memberi perlawanan hingga akhir, tetapi Ajax Amsterdam tetap memastikan tiket play-off UEFA Conference League. Pertandingan leg kedua berakhir 2-2, sementara Ajax unggul 5-3 secara agregat.

Tuan rumah dua kali menyamakan kedudukan setelah tertinggal dari Ajax. Upaya tersebut tidak cukup untuk menutup kekalahan 1-3 yang mereka alami pada leg pertama.

Pertandingan Kamis, 13 Agustus 2026, memperlihatkan bahwa keunggulan awal Ajax menjadi faktor penentu. Klub Belanda itu mampu menjaga margin agregat meski tekanan Shelbourne meningkat pada babak kedua.

Ajax membuka skor pada menit ke-20 melalui Julian Brandt. Ia menyelesaikan umpan silang dari rangkaian sepak pojok pendek untuk membawa tim tamu unggul.

Shelbourne membalas melalui Evan Caffrey. Tembakan jarak jauhnya berubah arah dan melewati Maarten Paes untuk membuat skor kembali imbang.

Tim tamu lalu merebut keunggulan lagi sebelum jeda. Anton Gaaei mencetak gol melalui tembakan keras yang mengubah kedudukan menjadi 2-1.

PertandinganSkorDampak
Leg pertamaAjax 3-1 ShelbourneAjax unggul dua gol
Leg keduaShelbourne 2-2 AjaxShelbourne menahan Ajax
AgregatAjax 5-3 ShelbourneAjax lolos play-off

Setelah turun minum, Shelbourne berupaya memperbesar tekanan demi mengejar ketertinggalan agregat. Milan Mbeng sempat mencetak gol, tetapi VAR menganulirnya karena posisi offside.

Gol penyama kedudukan akhirnya lahir menjelang pertandingan berakhir. Sean Moore, yang masuk sebagai pemain pengganti, menaklukkan Caio Henrique dan membuat skor menjadi 2-2.

Gol Moore memastikan Shelbourne tidak kalah di hadapan pendukungnya sendiri. Namun Ajax tetap menjadi pemenang duel dua leg berkat keuntungan yang dibangun pada pertemuan pertama.

Ajax kini akan menghadapi FC Sion dari Swiss pada fase play-off. Pertandingan dua leg itu dijadwalkan pada 20 dan 27 Agustus 2026.

FC Sion lolos setelah mengatasi FC Noah dari Armenia dengan agregat 4-3. Lawan berikutnya itu menjadi ujian baru bagi skuad Míchel Sánchez setelah mereka selamat dari tekanan Shelbourne.

Play-off menjadi rintangan terakhir Ajax untuk melanjutkan langkah di UEFA Conference League. Hasil melawan Shelbourne juga menjadi pengingat bahwa keunggulan agregat tidak selalu membuat sebuah laga berjalan tanpa ancaman.

Baca Juga