Selvi Kitty mengungkap bahwa ia telah menikah sejak akhir Desember 2025 dengan seorang pengusaha. Pernikahan itu berlangsung tanpa pengumuman besar, sementara pasangan tersebut kini memilih fokus pada kehamilan Selvi.
Kehamilan membuat rencana resepsi yang sebelumnya dipertimbangkan harus ditunda. Dana acara akan disimpan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang dinilai lebih penting.
Selvi menegaskan bahwa ia memang tidak menginginkan pesta yang ramai. Ketika kehamilan datang lebih cepat, ia dan suami memutuskan tidak memaksakan pelaksanaan resepsi.
“Aku memang enggak mau ramai, dan memang rencana sebelumnya mau resepsi tetapi aku dikasih rezeki sama Allah cepat dan keburu hamil,” ujar Selvi Kitty. Keterangan itu disampaikan dalam perbincangan di kanal Intens Investigasi yang dikutip Beritasatu.com pada Sabtu (25/7/2026).
Kehamilan Mengubah Prioritas
Kehamilan Selvi Kitty tidak direncanakan sejak awal. Ia mengetahui dirinya hamil setelah pemeriksaan memperlihatkan usia kehamilan telah berjalan lebih dari satu bulan.
Sebelumnya, Selvi menjalani prosedur egg freezing sebagai persiapan mengikuti program kehamilan. Namun, prosedur itu tidak digunakan karena kehamilan terjadi secara alami.
Selvi menyebut kehamilan tersebut sebagai rezeki yang datang lebih awal dari rencana pasangan itu. Karena itu, dana resepsi dinilai lebih baik disimpan untuk keperluan lain.
“Karena lagi begini juga (hamil) ya sudah lebih baik uangnya ditabung dan dimanfaatkan ke yang lain,” katanya. Hingga kini, Selvi dan suaminya belum meneruskan rencana menggelar resepsi.
| Tahap Kehidupan Selvi | Waktu | Informasi Utama |
|---|---|---|
| Perceraian | Akhir 2023 | Terjadi sebelum perkenalannya dengan suami saat ini. |
| Perkenalan dengan suami | Awal Maret 2024 | Hubungan dimulai dari komunikasi yang berkembang bertahap. |
| Pernikahan | Akhir Desember 2025 | Selvi menikah dengan seorang pengusaha. |
Hubungan Berawal Setelah Perceraian
Selvi mulai mengenal suaminya pada awal Maret 2024. Pertemuan itu terjadi beberapa bulan setelah ia bercerai pada akhir 2023.
Hubungan keduanya tidak langsung diarahkan menuju pernikahan. Selvi mengatakan keputusan membangun rumah tangga muncul setelah ia melihat sikap dan pemikiran pasangannya.
Suami Selvi disebut berprofesi sebagai pengusaha serta memiliki aktivitas di lingkungan politik. Namun, Selvi menegaskan bahwa suaminya bukan anggota partai politik.
Pria tersebut juga berstatus duda dan pernah mengalami kegagalan dalam pernikahan sebelumnya. Selvi menyebut keduanya sama-sama memiliki pengalaman pernah menikah sebelum akhirnya hidup bersama.
Karakter Suami Menjadi Pertimbangan
Selvi mengaku mempertimbangkan cara suaminya memperlakukan dan mendekati anaknya. Ia juga menilai pasangannya memiliki pola pikir yang dewasa.
“Akhirnya memutuskan menikah karena aku melihat ada sikap dan sifat yang menurut aku oke termasuk cara pemikiran dia yang dewasa, serta cara dia mendekati anak aku,” kata Selvi. Ia menambahkan bahwa suaminya menerima masa lalu dan kekurangannya.
Menurut Selvi, suaminya merupakan pribadi yang bertanggung jawab. Pertimbangan tersebut menjadi dasar sebelum keduanya memutuskan menikah secara tertutup.
Dengan kehamilan yang sedang dijalani, pasangan itu kini menempatkan kebutuhan keluarga sebagai prioritas. Resepsi pernikahan ditunda hingga ada keputusan lebih lanjut dari keduanya.






