Selisih harga US$ 200 menjadi pembeda penting antara Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra. Tambahan biaya tersebut membawa kamera utama 200 MP, telefoto 3x optical zoom, serta perangkat video yang lebih lengkap pada varian Ultra.
Galaxy Z Fold8 Ultra diposisikan bagi pengguna yang membutuhkan hasil foto resolusi tinggi, pemotretan jarak jauh, dan keluwesan lebih besar saat menyunting video. Sementara itu, Galaxy Z Fold8 reguler tetap mempertahankan konfigurasi kamera flagship dengan harga awal yang lebih rendah.
Telefoto Membuat Perbedaan
Pembeda paling jelas ada pada kemampuan pembesaran gambar. Galaxy Z Fold8 tidak mempunyai lensa telefoto khusus sehingga pembesaran objek dilakukan melalui zoom digital dari kamera utama.
Zoom digital masih dapat membantu saat subjek berada jauh dari kamera. Namun, detail gambar berpotensi berkurang ketika tingkat pembesaran semakin tinggi.
Galaxy Z Fold8 Ultra menggunakan kamera telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom. Lensa ini membuat varian Ultra lebih siap untuk memotret objek dari jarak jauh dan menghasilkan foto portrait dengan detail yang lebih terjaga.
| Model | Kamera Utama | Telefoto | Harga Mulai |
|---|---|---|---|
| Galaxy Z Fold8 | 50 MP, OIS | Tidak ada | US$ 1.899 |
| Galaxy Z Fold8 Ultra | 200 MP, OIS | 10 MP, 3x optical zoom | US$ 2.099 |
Sensor 200 MP dan Video untuk Ultra
Kamera utama Galaxy Z Fold8 Ultra memakai sensor 200 MP berukuran 1/1,4 inci dengan aperture f/1.7 dan OIS. Sensor tersebut dapat menghasilkan foto HDR pada resolusi penuh 200 MP untuk menyediakan detail lebih tinggi dibanding model reguler.
Ultra juga membawa codec APV untuk memberi ruang lebih luas dalam penyuntingan video profesional. Empat pilihan cine LUT turut disediakan agar pengguna bisa menerapkan tampilan warna sinematik langsung dari perangkat.
Kemampuan low-light pada model ini diperkuat algoritma nightography terbaru. Teknologi tersebut ditujukan untuk menghasilkan foto dan video yang lebih terang serta lebih bersih dalam kondisi cahaya minim.
Fold8 Reguler Tetap Membawa Kamera Serius
Galaxy Z Fold8 mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor 1/1,56 inci, aperture f/1.8, OIS, dan dual-pixel PDAF. Kombinasi ini dirancang untuk membantu penguncian fokus yang lebih cepat serta mengurangi risiko gambar goyang saat foto atau video.
Sensor utama Fold8 memiliki piksel 1,0 mikrometer dan sudut pandang 85 derajat. Kamera ini mendukung rekaman hingga 4K pada 60fps dan 8K pada 30fps.
Kamera ultrawide 50 MP menjadi salah satu nilai penting pada Galaxy Z Fold8. Modul ini menggunakan sensor 1/2,5 inci, aperture f/1.9, serta bidang pandang 120 derajat.
Ultrawide tersebut dibekali quad-pixel autofocus yang memungkinkannya digunakan untuk pemotretan makro. Kemampuan autofocus memberi peluang detail yang lebih baik daripada kamera ultrawide tanpa autofocus.
Untuk video, kamera ultrawide Fold8 juga mendukung 4K 60fps sampai 8K 30fps. Dukungan yang sama pada dua kamera belakang menjaga konsistensi bagi kebutuhan pembuatan konten harian.
Dua Kamera Depan
Samsung menempatkan dua kamera depan 10 MP pada Galaxy Z Fold8, masing-masing di layar penutup dan layar utama. Keduanya memakai aperture f/2.2, piksel 1,12 mikrometer, serta perekaman video 4K 60fps.
Kamera layar penutup menawarkan sudut pandang 85 derajat. Kamera di layar utama memiliki bidang pandang 100 derajat sehingga dapat menampung lebih banyak orang saat panggilan video atau swafoto bersama.
Dengan harga mulai US$ 1.899, Galaxy Z Fold8 menawarkan kamera utama ber-OIS, ultrawide autofocus, dan kemampuan video hingga 8K. Namun, pengguna yang memprioritaskan zoom optik, resolusi tinggi, video yang lebih fleksibel, serta fotografi malam memiliki alasan kuat mempertimbangkan Galaxy Z Fold8 Ultra.






