Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyatakan kliennya memegang hasil pemeriksaan medis dan laboratorium Ruben Onsu. Dokumen terkait penyakit “3 huruf” itu disebut baru akan diungkapkan dalam persidangan.
Pihak Sarwendah tidak akan membuka rincian hasil pemeriksaan tersebut kepada publik. Chris mengatakan langkah itu diambil untuk menjaga privasi mantan suami Sarwendah.
Pernyataan itu menjadi respons atas pertanyaan dari Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu mengenai dasar bukti yang dimiliki Sarwendah. Chris menegaskan informasi tersebut bukan sekadar kabar dari pihak lain.
“Klien kami pegang bukti pemeriksaan dan lab RO,” ujar Chris dalam pernyataan yang dikutip Suara.com. Meski demikian, tidak ada keterangan terbuka mengenai jenis penyakit atau isi hasil pemeriksaan yang disebut dimiliki.
Pembuktian Menunggu Proses Persidangan
Chris menyatakan dokumen kesehatan itu akan menjadi materi dalam proses hukum, bukan bahan konsumsi publik. Pihak Sarwendah mempertahankan sikap untuk menunda pembukaan bukti sampai persidangan berlangsung.
“Kami tegaskan, Sarwendah punya bukti terkait penyakit ‘3 huruf’ tersebut. Jadi kami tidak akan buka di sini karena bukti tersebut akan kami buka nanti di persidangan,” kata Chris. Pernyataan tersebut mengarahkan polemik yang muncul ke tahap pembuktian di pengadilan.
Belum diketahui kapan pemeriksaan dilakukan maupun fasilitas kesehatan yang menerbitkan dokumen tersebut. Informasi itu tidak dijelaskan oleh pihak Sarwendah dalam pernyataan publiknya.
Situasi ini membuat publik hanya mengetahui keberadaan dokumen yang diklaim dipegang Sarwendah, tanpa dapat menilai isi maupun konteks pemeriksaannya. Kepastian mengenai materi tersebut disebut bergantung pada proses persidangan.
Status Pernikahan Disebut Menjadi Dasar
Chris juga menjelaskan alasan Sarwendah mengetahui informasi kesehatan Ruben Onsu. Ia menyinggung hubungan pernikahan keduanya yang berlangsung selama 11 tahun.
Menurut Chris, Sarwendah saat itu berada dalam posisi sebagai istri Ruben Onsu. Dalam video yang diunggah di Instagram, ia menyebut dokter dan rumah sakit memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan suami kepada istrinya.
“Bang Minola tampaknya lupa, Sarwendah itu kan pernah jadi istri kliennya. Jadi apa pun urusan kesehatannya, dokter dan rumah sakit pasti memberikan informasi,” kata Chris. Penjelasan itu disampaikan pihak Sarwendah untuk menjawab pertanyaan tentang asal informasi kesehatan tersebut.
Data Identitas dalam Dokumen Lab Dipertanyakan
Selain soal bukti medis, Chris menaruh perhatian pada dokumen laboratorium Ruben Onsu yang sempat beredar. Ia mengaku menemukan perbedaan pada tanggal lahir dan identitas dalam dokumen itu.
Chris mengingatkan laboratorium agar berhati-hati terhadap dokumen yang memuat riwayat pemeriksaan kesehatan. Ia menilai perbedaan data identitas dapat menimbulkan persoalan dalam proses hukum.
“Hati-hati, jangan sampai ada indikasi kesengajaan terhadap perubahan tanggal lahir dan identitas. Karena di situ ada riwayat pemeriksaan,” ujar Chris. Namun, ia tidak memaparkan dokumen mana yang dibandingkan ataupun pihak yang diduga melakukan perubahan.
Karena rincian dokumen belum disampaikan, tudingan mengenai perbedaan data itu masih berupa pernyataan dari kuasa hukum Sarwendah. Pihak Sarwendah menyebut isu bukti medis dan keakuratan data laboratorium akan diuji melalui persidangan.






