Hampir 90 Persen Saham di Tangan Pendiri, Wondermind Hadapi Gugatan Investor

Hampir 90 persen saham Wondermind disebut dikuasai secara kolektif oleh Selena Gomez, Mandy Teefey, dan Daniella Pierson. Struktur kepemilikan itu terungkap dalam gugatan lima investor yang menuntut pengembalian modal US$1,2 juta.

Para investor juga meminta ganti rugi dan biaya pengacara atas tuduhan penipuan serta pelanggaran kontrak. Mereka menilai pihak perusahaan tidak memberi kabar mengenai kondisi bisnis yang disebut memburuk selama sekitar tiga tahun.

Dugaan Penggunaan Dana

Gugatan itu turut memuat informasi dari Teefey kepada investor mengenai dugaan penggunaan dana oleh Pierson. Pierson diduga memakai dana investor untuk membantu membayar sewa tempat tinggal di New York City senilai sekitar US$60 ribu per bulan.

Pierson membantah tudingan tersebut dan menyatakan tidak pernah memakai dana investor untuk kepentingan pribadi. Mantan mitra bisnis Wondermind itu mengatakan siap menyajikan dokumentasi konkret serta catatan keuangan.

PihakPeranInformasi terkait
Selena GomezCo-founder, chief impact officer, kepala pemasaranMenjadi salah satu tergugat
Mandy TeefeyCo-chief executive officerIbu Gomez dan tergugat
Daniella PiersonMantan mitra bisnisKeluar dari perusahaan pada 2023

Wondermind didirikan pada 2021 untuk menyediakan cara yang mudah bagi pengguna dalam memprioritaskan kesehatan mental setiap hari. Gomez berperan sebagai salah satu pendiri, chief impact officer, dan kepala pemasaran di perusahaan tersebut.

Kelima investor menanamkan dana US$1,2 juta pada 2022. Mereka berharap popularitas Gomez serta pengikutnya yang besar di media sosial dapat membantu pertumbuhan startup tersebut.

Valuasi dan Kemitraan yang Dipersoalkan

Menurut gugatan yang diajukan pada Kamis (13/8), investor mendapat informasi bahwa Wondermind memiliki valuasi US$95 juta pada 2022. Mereka juga disebut diyakinkan mengenai peluang kemitraan korporat dengan perusahaan seperti JPMorgan.

Pembicaraan yang disebut kepada investor mencakup kesepakatan iklan, liputan sampul majalah dengan selebritas, dan aplikasi inovatif. Para penggugat menuduh rencana tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.

“Kemitraan itu tidak ada. Inisiatif-inisiatif tersebut tidak pernah terwujud. Aplikasi itu pun tidak pernah dibuat,” demikian isi tuduhan investor dalam gugatan. Pernyataan itu menjadi bagian dari klaim penipuan sekuritas, penipuan menurut hukum umum, pelanggaran kontrak, dan klaim lain.

Konflik Internal Mulai Terungkap

Menurut CNN Indonesia, investor mulai mengetahui persoalan internal perusahaan melalui artikel The Cut yang terbit tahun lalu. Artikel itu membahas konflik internal mengenai kekuasaan serta hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam Wondermind.

Gugatan tersebut memakai laporan The Cut sebagai salah satu landasan utama. Dokumen itu juga mengutip tudingan bahwa Gomez tidak memenuhi kewajiban kontraknya, yang dikaitkan dengan masalah pribadi berkepanjangan dengan ibunya.

Gomez, Teefey, dan Wondermind belum segera memberikan tanggapan kepada CNN Indonesia. Kasus gugatan investor ini masih berada dalam proses hukum sehingga tuduhan para pihak belum menjadi putusan pengadilan.

Baca Juga